Kiai-Dian-Nafi-Angkat-Bicara-Soal-Ideologi-Khilafah.jpg

kiai Dian Nafi Angkat Bicara Problem Ideologi Khilafah

Diposting pada

KH Muhammad Dian Nafi Minta Masarakat Mewaspadai Ideologi Khilafah karena Ideologi Khilafah Jika Dibiarkan Akan Amat Berbahaya

JAKARTA – Propaganda ideologi khilafah yang tetap didengungkan di tanah air menyokong KH Drs Muhammad Dian Nafi M Pd angkat bicara. Sosok ini Ialah figur publik pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo.

Publik figur yang juga Ialah Wakil Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdatuh Ulama (PWNU) Jawa Tengah itu menerangkan ideologi khilafah jika dibiarkan tumbuh akan amat berbahaya. Menurutnya, ideologi khilafah cuma akan menimbulkan perpecahan, disintegrasi hukum, diskontinuitas sistem sosial politik, dan akhirnya Indonesia cuma jadi “pasar” bagi kekuatan-kekuatan besar di dunia.

“Nyaris semua rakyat Indonesia tidak setuju dengan ideologi khilafah. Persatuan Indonesia tumbuh dari kesadaran partisipatif semua elemen warga bangsa, bukan karena adanya paksaan sentralistik sebagaimana ditawarkan melalui sentralisme khilafah,” tegas kiai Dian Nafi dalam Penjelasan tertulis di Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Baca juga : Impian Mendirikan Khilafah Diupayakan oleh Mereka yang Tidak Mengerti Islam

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tegaskan Masker Efektif Cegah Penyebaran Covid-19

Seterusnya kiai Dian Nafi menyebut bahwa Watak demokratis pada warga masyarakat Indonesia yang bersatu, dibentuk atas kesetaraan (musawah), kemerdekaan (hurriyah), dan brothership (ukhuwwah). Menurut kiai Dian Nafi, hukum nasional di Indonesia dibangun secara gradual dari semua panduan Utama yang hidup di dalam masyarakat bangsa Indonesia semenjak sebelum kemerdekaan.

Legislasi panduan-panduan Utama hidup itu berlangsung secara musyawarah untuk jadi hukum positif yang dihormati bareng oleh seluruh warga negara.

“Peraturan perundang-undangan yang dibangun, berimplikasi luas dalam kehidupan sosial, seperti perihal perkawinan, pengasuhan anak, hukum waris, zakat, infak, wakaf dan sengketa ekonomi syariah telah dapat diangkat jadi regulasi yang lebih menjamin kepastian hukum bagi warga negara. Capaian pembangunan hukum serupa ini bahkan belum terbukti dapat dicapai waktu khilafah diterapkan,” kata lulusan Ilmu hubungan FISIP Universitas Sebelas Maret tersebut.

Oleh sebab itu, kiai Dian Nafi Mengingatkan ke seluruh masyarakat untuk mewaspadai ideologi khilafah. Menurutnya ideologi khilafah jika dibiarkan tumbuh akan amat berbahaya bagi tatanan yang sudah mapan di Indonesia.

Baca Juga :  Kalau Wawasan Kebangsaan Masarakat Meningkat, Benih Radikalisme Akan Mati

Baca juga : Jangan Mau Ditipu HTI, Mereka Bukan Pendakwah Tetapi Pemain Politik

Ia mencontohkan, negara-negara Timur Tengah yang pernah dieksploitasi sebagai lahan uji coba sistem khilafah sekarang bahkan rusak tidak karuan. kiai Dian Nafi menduga, tawaran sistem khilafah ini sungguh berangkat dari semacam halusinasi karena ketidakberhasilan untuk ikut kondisi sejatinya yang ada.

“Cara-cara berpikir yang dekat dengan realitas telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW waktu memprakarsai Piagam Madinah. Piagam itu terbukti menginspirasi lahirnya konstitusi negara modern yang berbasis ke negara bangsa atau ‘nation state’,” katanya meneruskan.

Ia menceritakan bahwa cara yang bagus untuk mengerti bahwa ideologi khilafah tidak sesuai dengan ideologi bangsa, ialah dengan penelusuran sejarah perjuangan bangsa dan pendalaman ke teladan Nabi Muhammad SAW di dalam merintis konstitusionalisme.

“Di lini kesatuan bangsa terus menerus melakukan pendidikan kesatuan ideologi Pancasila dan bela negara. Di bidang komunikasi dan informasi melakukan literasi media ke warga dan menghentikan penetrasi muatan-muatan pro-khilafah di bermacam media digital,” katanya.

Baca Juga :  Kebijakan Indonesia Terima Pengungsi Rohingya Dipuji Uni Eropa

Baca juga : Wasekjen MUI Najamuddin Ramli Itu Penyokong Khilafah, Pantas Sudutkan Banser

kiai Dian Nafi meminta agar pemerintah menguatkan kesanggupan pengetahuan masyarakat agar tidak terkena paham intoleran imbas dari propaganda khilafah. (aspratif/antara)

kiai Dian Nafi Angkat Bicara Problem Ideologi Khilafah

kiai Dian Nafi Angkat Bicara Problem Ideologi Khilafah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *