3b3f8acb-214c-4ee8-b222-c28dc166caa4_169.jpeg

Laksana Tri Handoko Dipilih Jokowi Jadi Kepala BRIN, Ini Sosoknya

Diposting pada
3b3f8acb 214c 4ee8 b222 c28dc166caa4 169 Laksana Tri Handoko Jokowi Dipilih Jadi Ketua BRIN, Ini Sosoknya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mendampingi Laksana Tri Handoko selaku Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) siang ini. Laksana Tri Handoko sebelumnya adalah Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Menurut lipi.go.id, Laksana Tri Handoko lahir di Malang, 7 Mei 1968. Pria berkacamata ini meraih gelar Sarjana Fisika dari Kumamoto University, Jepang pada 1993.

Kemudian, pada tahun 1995, Laksana Tri Handoko memperoleh gelar master dalam bidang fisika teori dari Japanese University of Hiroshima. 3 tahun kemudian, ayah dua anak ini mendapat gelar doktor dari universitas yang sama.

Kedamaian dalam dunia penelitian

Laksana Tri Handoko sebenarnya mengawali karirnya sebagai peneliti jauh sebelum lulus, tepatnya pada tahun 1987. Saat itu ia bekerja di Pusat Penelitian Fisika.

Selanjutnya, ia menjadi ketua kelompok teori dan komputasi fisika di Pusat Penelitian Fisika dari tahun 2002 hingga 2012. Pada tahun 2012 ia dipromosikan dan menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian TI LIPI.

2 tahun kemudian menjadi Deputi Bidang Teknik (IPT) LIPI. Pada 2018, Laksana Tri Handoko diangkat oleh Mohamad Nasir, yang saat itu menjabat Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, untuk memimpin Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Baca Juga :  Denny Siregar: FPI Organisasi Teroris (1)

Ia akan diangkat menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional

Diketahui, siang ini Laksana Tri Handoko dilantik Jokowi menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional. Jokowi dikabarkan akan mendampingi Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi dan Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewan Pengawas KPK (Dewas).

Pelantikan Menteri dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional tersebut dilakukan setelah mendapat persetujuan Keputusan Presiden Republik tentang Penggabungan Riset dan Teknologi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu, DPR juga menyetujui pembentukan Kementerian Investasi. Surat persetujuan juga dikirimkan kepada Presiden Jokowi.

“Dia (menandatangani surat persetujuan),” kata Sekjen DPR RI Indra Iskandar, Selasa saat dimintai konfirmasi. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *