Lapak Ibu, Jalan keluar Digital untuk Para Ibu dan Pedagang Pasar Tradisional – Aspiratif News

Views: 15
Read Time:2 Minute, 12 Second

Lapak Ibu, Jalan keluar Digital untuk Para Ibu dan Pedagang Pasar Tradisional – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

​Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia memberikan dampak besar ke ekonomi khususnya para pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya yang Ada di pasar tradisional. Adanya kondisi pandemi membikin masarakat tidak bernyali berbelanja ke pasar karena rentan terpapar COVID-19 sehingga mengakibatkan lesunya perekonomian di pasar.

 

Menyadari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Hadir memberikan jalan keluar digital bagi pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Lapak Ibu, Ialah aplikasi digitalisasi pasar yang memudahkan pedagang pasar dan pembeli untuk bertransaksi. Kick off Lapak Ibu ini ditunaikan secara virtual oleh Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid pada Rabu (24/6). Pasar tradisional BSD Tangerang jadi pilot project untuk implementasi aplikasi Lapak Ibu.

 

Dalam sambutannya, Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid menerangkan bahwa kehadiran Lapak Ibu ini berangkat dari problem di pasar yang diinginkan dapat membawa masarakat khususnya UMKM untuk lebih mengembangkan kemungkinan digitalnya. “Lapak Ibu ialah amanah bagi Telkom untuk menjawab tantagan transformasi digital baik di dalam maupun di luar Telkom. Semoga pilot project ini dapat jadi pelajaran dan berkembang lagi ke depannya,” ujar Fajrin.

READ  Musykerwil Menjelang Seabad NU, PWNU Jatim Minta Pemerintah Gratiskan Sertifikasi Masjid Wakaf - Warta Batavia

 

Untuk waktu ini, Lapak Ibu menyasar segmen ibu rumah tangga yang biasa berbelanja di pasar tradisonal. Secara umum, alur transaksinya ialah pembeli membikin pesanan dan pembayaran di website Lapak Ibu yang disediakan oleh Sakoo, startup binaan Telkom. Seterusnya middle man yang bertindak sebagai personal shopper akan menerima pesanan tersebut dan berkoordinasi dengan pedagang yang ada di pasar tradisional, kemudian berbelanja belanjaan tersebut. Hasil belanjaan kemudian dikirimkan melalui kurir ke pembeli.

 

“Lapak Ibu masih dalam tahap product validation. Validasi terus kami lakukan untuk dapat menghasilkan jalan keluar yang pas untuk kebutuhan mereka (pedagang dan pembeli). Pemilihan Pasar BSD Tangerang sebagai pilot project karena Ialah tempat zona merah terdampak COVID-19 dan ibu-ibu yang berbelanja di kisaran pasar sudah familiar mempergunakan aplikasi untuk berbelanja untuk mementingkan keamanan. Ke depannya semoga pasar online Lapak Ibu ini dapat diterapkan di bermacam daerah di Indonesia,” tambah Executive Vice President Digital & Next Business Telkom, Joddy Hernady.

READ  Sustainable Tourism , Poros Maritim Dunia, dan Usulan ke UNESCO

 

Lapak Ibu dioperasikan oleh Sakoo (1 Toko Online) yang Ialah aplikasi berbasis web yang menyediakan dan mengintegrasikan channel penjualan offline dan online sehingga dapat membantu pemilik bisnis untuk menaikkan efektivitas dan efisiensi dalam berjualan. Sakoo menyediakan fitur – fitur berupa pengelolaan stok, transaksi, data kastemer, dan katalog produk. 

 

“Semoga dengan kehadiran Lapak Ibu, Telkom dapat terus menyokong pemberdayaan UMKM untuk menggerakkan kembali roda perekonomian Indonesia dan membantu masarakat untuk beraktivitas meski dari rumah,” tutup Fajrin.

 

Editor: Kendi Setiawan

Lapak Ibu, Jalan keluar Digital untuk Para Ibu dan Pedagang Pasar Tradisional – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *