ANiess-696x392.jpg

Lebih Banyak Habiskan Energi Tampil di TV Selama Pandemi, Anies Dapat Kritikan Pedas

Diposting pada
Ilustrasi

Gilbert Simanjuntak memperkirakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum sepenuhnya menangani pandemi Covid-19 setelah setahun. Padahal, menurutnya, Anies menghabiskan sebagian besar tenaganya untuk hal-hal lain.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI-P ini mengatakan, soal pandemi, Anies lebih banyak berkonflik dengan pemerintah pusat. Akhirnya, ia bahkan ikut memberikan informasi dan klarifikasi di media massa.

“Ada lebih banyak kontroversi dengan Center, jadi energinya dihabiskan untuk itu dan tampil di TV. Anehnya, respon publik buruk dengan kelayakan yang tidak memadai, ”kata Gilbert kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).

Selain itu, Anies yang kerap mengumumkan tes, pemantauan, dan pengobatan (3T) juga tidak efektif. Hal ini dikarenakan dalam pelaksanaannya fungsi pelacakan tidak dilakukan secara masif meskipun kapasitas pengujiannya tinggi.

Menurut Gilbert, standar ketrampilan pelacakan haruslah orang yang positif, dikuasai oleh 33 orang lainnya (1:33). Namun, seperti dilansir Dinkes pada Mei 2020, kapasitas DKI 1: 3.

“Pengujian juga merupakan duplikasi data besar, karena tidak ada pembersihan. Orang yang bisa diuji berulang kali berarti pelacakannya rendah,” ujarnya.

Baca Juga :  Mendagri Ungkap Alasan Pemerintah Pakai Istilah PPKM, Bukan PSBB

Tak hanya itu, Anies juga dinilai kurang masif dalam memantau pelaksanaan protokol kesehatan di permukiman padat penduduk. Tempat-tempat rentan seperti pasar juga dinilai belum diatur dalam pelaksanaan prokes.

“Saya belum siap menghadapi dampak pandemi seperti perawatan ringan dan berat / perawatan intensif dan kuburan,” pungkasnya.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *