Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual Daring – Aspiratif News

Views: 6
Read Time:2 Minute, 54 Second

Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual Daring – Aspiratif News

PENYEBARAN materi aksi anarkis seksual anak secara daring (online) di masa pandemi covid-19 melonjak tajam sehingga diperlukan upaya-upaya yang signifikan untuk menjaga anak di ranah online

Oleh karena itu, ECPAT Indonesia bekerja sama dengan Internet Watch Foundation (IWF) meluncurkan sebuah portal pelaporan materi aksi anarkis seksual anak online di Indonesia. 

“Kita melihat internet ini dunia yang tanpa batas. Dapat saja kita memperoleh materi aksi anarkis seksual anak di sebuah website yang tidak di-hosting di Indonesia, tapi di luar negeri. Inilah perlunya bagi kita untuk dapat berkontribusi membersihkan dunia internet dari materi aksi anarkis seksual pada anak,” ujar Program Manager ECPAT Indonesia Andy Ardian dalam acara Peluncuran Pelaporan Materi Aksi anarkis Seksual Anak Online yang diadakan secara virtual, kemarin.

Pada Kesempatan yang sama, International Development Manager IWF Jenny Thornton menerangkan laporan yang diterima akan diasesmen analis. “Analisis mengonfirmasi apabila mereka menemukan materi aksi anarkis seksual anak dalam bentuk gambar atau video,” Jelas Jenny. 

READ  Tahun 2019, PP. KHAS Kempek Legal Buka Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Pesantren

IWF hotline meneruskan hasil analisis ke aparat penegak hukum untuk dikerjakan investigasi atau pengamanan. “Portal ini cuma merecord materi aksi anarkis seksual pada anak. Jadi, kita mecatat distribusi atau penyebaran materi aksi anarkis seksual pada anak,” tambah Andy.

Terpisah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Penjagaan Anak (PPPA) mengajak anak di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Forum Anak berperan aktif sebagai pelopor dan pelapor (2P) menyuarakan aspirasi terkait dengan isu anak, termasuk bahaya rokok. Riset Kesehatan Dasar pada 2018 menyebut pada 2001-2016, terjadi peningkatan nyaris 2 kali lipat hitungan total perokok pada anak usia 15-19 tahun.

“Hal ini jadi ancaman serius bagi anak sebagai generasi penerus bangsa,” Jelas Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA Lenny N Rosalin dalam webinar memperingati Hari Antitembakau Sedunia dan menyambut Hari Anak Nasional 23 Juli 2020, kemarin.

Sementara itu, Koordinator hubungan dan Advokasi untuk Pengendalian Tembakau Iman Maha putra Zein Menekankan soal perlunya bersikap kritis dan kreatif dalam Tidak mau bujuk rayu rokok pada anak. (Ifa/Ata/H-3)

READ  Eks Presiden Lebanon: Suriah akan Keluar dari Ujian “Hukum Caesar” dengan Kepala Tegak - Aspiratif News


 


Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual Daring – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *