LOCKDOWN Itu Apa Sih, Inilah LOCKDOWN !

LockDown-itu-apa-sih-inilah-Lockdown..png
Views: 263
Read Time:2 Minute, 22 Second

LOCKDOWN Itu Apa Sih, Inilah LOCKDOWN !

747 Views


Read Time:2 Minute, 15 Second

Sesungguhnya saya telah males mecatat soal virus Corona, tapi berhubung virus ini masih dijadikan alat propaganda politik sebagian orang yang menghendaki Indonesia “chaos” maka saya wajib tetap mecatat dan menyampaikan argumen. Orang – orang yang dulu pernah teriak “LockDown” itu sesungguhnya ngerti dampak yang di timbulkan apa tidak sih?

Gambarannya seperti ini, seluruh orang dicegah keluar rumah kecuali urgent. Diberlakukan jam malam, sekolah tutup, kantor tutup, pabrik tutup, Sarana publik dibatasi aksesnya.

Baca juga : Mahfud MD Menyebut Koruptor Biaya Covid-19 Dapat Diganjar Mati

LockDown di Wuhan China habiskan 20.000 T

Pemerintah wajib mensuplai kebutuhan pokok 270 juta jiwa selama minimal 3 bulan (seperti Wuhan – China yang menghabiskan biaya 20.000 T – silahkan koreksi kalau salah). Aktifitas kumpul – kumpul dicegah, tempat ibadah tutup, shalat jemaah dicegah, perayaan keagamaan dicegah, Jumatan dicegah, arisan dicegah, RTnan dicegah, dll. Lalu apa yang terjadi?

  1. Distribusi sembako mandeg, akhirnya langka, dan harganya selangit. Rakyat dapat mati serentak sebab kekurangan bahan makanan bukan mati sebab Corona.
  2. Orang rantau yang di kota akan mudik serentak sebab libur panjang, Suspect Corona dapat menyebarkan virus secara merata di pedesaan.
  3. Para Kadrun akan akan memprovokasi masyarakan untuk ngamuk dan demonstrasi sebab pemerintah akan dicap anti Islam.
  4. Karakter rakyat Indonesia itu susah diatur dan tidak patuh pemerintah, mana tahan mendekam di dalam rumah selama 3 bulan?
  5. 20.000 T itu sama dengan APBN selama 10 tahun. China cuma me-LockDown 1 kota yaitu Wuhan. Nah, Indonesia diminta me-LockDown secara nasional. Dapat gak pemerintah menjamin kasih makan rakyat 270 juta jiwa selama minimal 3 bulan? Mungkin dapat dg cara menambah utang negara. Tetapi nanti jika hutang, oposisi akan teriak, “Presiden Tukang Utang”. Padahal Presiden utang untuk ngasih makan rakyatnya.
  6. Pengangguran akan makin bertambah, sebab aktivitas ekspor impor berhenti.
  7. Indonesia seperti negara mati sebab nyaris tidak ada aktivitas manusia.
  8. Pak RT dapat marah sebab warganya susah diajak ngumpul bareng, padahal biasanya sebulan sekali wajib kerja bakti.
READ  Wabah Covid-19 Makin Parah di AS, Sehari 39.000 Orang Terinfeksi

Nah apakah kita telah siap dengan keadaan seperti itu? Atau bahkan mungkin saja lebih parah dari itu?

Baca juga : Selama Lockdown, Perkara Perceraian di Arab Saudi Capai 7000 Lebih

Tidak wajib LocDown

Menurut saya pribadi, apa yang telah ditunaikan Presiden telah benar, tidak wajib LockDown. Cukup isolir para Suspect Corona, obati semampunya. Masyakarat tetap produktif, berkerja seperti biasa, menjaga imunitas tubuh, jaga kesehatan, jaga kebersihan dan higienitas.

Untuk propinsi – propinsi yang banyak Suspect Corona, tidak Penting LockDown propinsi tersebut, cukup kurangi aktifitas sosial yang melibatkan berkumpulnya orang banyak.

Baca juga : Kita Beruntung sebab Pemerintah Tidak Menjalankan Locdown

Saya selaku pengangguran yang penghasilannya tidak tentu, lebih banyak hidup di jalanan daripada di rumah, sepenuhnya menyokong keputusan strategi pemerintah. Tidak Penting membandingkan Indonesia dengan China, Singapore, Italy, dll. Sebab masyakarat +62 itu mempunyai karakter yang unik dibandingkan negara – negara lain.

LOCKDOWN Itu Apa Sih, Inilah LOCKDOWN !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *