mahfud-md-angkat-bicara-soal-tudingan-habib-rizieq-terkait-kerumunan-LOlwteHkbr.jpg

Mahfud MD Angkat Bicara soal Tudingan Habib Rizieq Terkait Kerumunan

Diposting pada

Terkait pernyataan terdakwa Habib Rizieq Shihab yang terpojok soal keramaian yang terjadi di bandara Soekarno-Hatta (Soetta) saat kembali ke Indonesia pada November 2020, Menteri Koordinator Bidang Politik berbicara, hukum dan keamanan (Menkopolhukam) ) di. Mahfud MD pada.

Hal tersebut disampaikan Habib Rizieq dalam catatan eksepsi atau keberatannya atas dakwaan jaksa penuntut (JPU) dalam kasus massa Maulid Nabi SAW.

Mahfud menjelaskan, kebijakan pemerintah adalah menjemput, mengamankan, dan mengantarkan Habib Rizieq dari bandara ke rumahnya. Namun, peristiwa Habib Rizieq di Petamburan yang menyulut massa tidak berdasarkan kebijakan pemerintah.

Adapun kebijakan pemerintah, ini pertama kalinya Habib Rizieq diperbolehkan pulang dan dijemput. Kedua, patuhi protokol kesehatan. Ketiganya dikawal dan dikawal oleh polisi hingga ke kediaman.

“Jadi setelah dibawa ke Petamburan, mereka tidak lagi discretionary tapi melanggar hukum,” kata Mahfud dari akun Twitternya @mohmahfudmd, Sabtu (27/3/2021).

“Dari video tersebut terlihat jelas bahwa saat itu pengembalian HRS secara resmi diijinkan dan diawasi oleh kebijakan pemerintah melalui Polhukam ke Petamburan. Hal tersebut tentunya atas kebijakan pemerintah,” lanjut Mahfud MD.

Baca Juga :  Astaghfirullah! Ketua Komnas HAM Ternyata Terkait HTI dan Konsultan Koruptor

Karenanya, Mahfud membantah dirinya adalah aktor petamburan massal.

“Jadi alibinya keliru mengatakan bahwa penjemputan dan keramaian di bandara itu kesalahan Menko Polhukam yang memberi izin pulang dan menjemput. Pengiriman bersifat discretionary in law. Administratif, bukan pidana. Jadi tuntutan pidananya adalah massa yang dimobilisasi nanti, ”ujarnya. [okezone.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *