masker-covid-19_169.jpeg

Marak Beredar Masker Palsu! Begini Cara Membedakannya

Diposting pada

Soal topeng palsu memang sangat marak di masyarakat. Hal ini jelas menimbulkan kekhawatiran, karena masker palsu bisa membuat seseorang semakin rentan tertular virus Corona.

Pada awal pandemi terjadi kekurangan masker medis, sehingga dilakukan upaya untuk mempercepat ketersediaan masker. Dalam upaya mencegah kekurangan, Indonesia mampu memenuhi kebutuhan masker di dalam negeri dan telah terdaftar 996 masker kesehatan yang telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Masker N96 dan KN95 saat ini banyak beredar di masyarakat. Tapi ada juga yang melaporkan masker medis palsu yang sangat berbahaya.

Secara fisik, sangat sulit membedakan masker N95 dan KN95 mana yang untuk keperluan medis dan mana yang tidak. Ini hanya bisa dilihat setelah tes.

“Masker non medis tidak memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan karena tidak memenuhi standar pengujian sebagai alat kesehatan. Oleh karena itu, untuk menghindari salah pilih masker kesehatan, masyarakat harus membeli masker kesehatan yang sudah memiliki izin edar. Kata General Manager Sementara Farmalkes, drg. Arianti Anaya., MKM, dalam jumpa pers, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga :  Bicara soal kepemimpinan perempuan milenial, Sri Mulyani: Enggak harus saya semua

Izin edar ini tertera pada kemasan dan juga dapat diakses di infoalkes.kemkes.go.id. Selain itu, jika tenaga kesehatan dan masyarakat menemukan masker yang dicurigai tidak memenuhi standar, mereka dapat melaporkannya ke Departemen Kesehatan Halo di 1500567.[detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *