Masyarakat Puas dengan Daya-kerja Gugus Tugas – Aspiratif News

Warga Puas dengan Daya-kerja Gugus Tugas - Warta Batavia
Views: 1104
Read Time:2 Minute, 55 Second

Masyarakat Puas dengan Daya-kerja Gugus Tugas – Aspiratif News

SURVEI yang Dilakukan Alvara Research Center menyebutkan masyarakat merasa puas atas daya-kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“menurut survei yang Dilakukan dari 1.225 responden di Indonesia, kita lihat kepuasan tertinggi, yaitu ada pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan nilai tingkat kepuasan rata-rata di angka 72,7%,” ujar Founder dan CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali dalam webinar Respons Publik atas Covid-19, kemarin.

menurutnya, kepuasan pada lembaga yang dikomandani Kepala BNPB Doni Monardo tersebut sejalan dengan kepuasan masyarakat untuk informasi protokol kesehatan yang masif Dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Menurut hasil survei, terkait dengan aspek atau daya-kerja apa yang paling puas dinikmati masyarakat, kita memperoleh hasil kebanyakan publik merasa puas dengan informasi protokol kesehatan dengan nilai rata-rata 73,3%, disusul dengan perawatan pasien dengan nilai rata-rata 72,3%, dan sokongan sosial ada pada nilai rata-rata 56,2%,” katanya.

Survei yang Dilakukan dari 22 Juni sampai 1 Juli 2020 itu juga menyebutkan sokongan tunai dan sembako Ialah program sokongan pemerintah yang paling dibutuhkan masyarakat waktu pandemi covid-19.

READ  BPP Bonto-Bonto Jadi Model BPP Kostratani Indonesia - Aspiratif News

Hasanuddin menerangkan 65,6% masyarakat menginginkan sokongan tunai, sedangkan sokongan sembako Ada di bawahnya, sebesar 59,8%.

Dengan temuan survei tersebut, kata Ali, pemerintah diinginkan dapat memaksimalkan instrumen program yang dipunyai agar dapat lebih menyentuh masyarakat.

Sementara itu, survei yang Dilakukan Center for Political Communication Studies (CPCS) menyebutkan kebanyakan publik menginginkan kenormalan baru bila gelombang covid-19 terjadi di Tanah Air.

“Secara mutlak, kebanyakan publik lebih menginginkan tetap diterapkannya kenormalan baru seandainya gelombang ke-2 covid-19 terjadi, yaitu mencapai 82,4%,” kata Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta SK, kemarin.

Survei CPCS Dilakukan pada 21-30 Juni 2020, dengan hitungan total responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Cuma 12,8% yang memilih pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB). (Rif/Ant/X-10)

READ  Kepala Daerah Diminta Percepat Pencairan Ongkos Hibah Pilkada Serentak 2020


Warga Puas dengan Daya-kerja Gugus Tugas – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *