megawati-sebut-risma-tambah-kurus-setelah-jadi-menteri-jcw9T9EAMz.jpg

Megawati Sebut Risma Tambah Kurus Setelah Jadi Menteri

Diposting pada

Diam-diam, Presiden PDI-P Megawati Soekarnoputri memperhatikan “bentuk tubuh” kadernya, Tri Rismaharini atau Risma setelah dilantik sebagai Menteri Sosial (Mensos). Megawati kemudian mengenang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, yang kerap menangis saat bertemu dengannya.

Pasalnya, kedua menteri tersebut sangat merasakan tantangan yang dihadapi oleh perempuan dan anak Indonesia yang kerap menghadapi kekerasan dalam kehidupan. Cerita tersebut ditayangkan pada peluncuran buku “Peduli Tanah Air, Jalan Megawati Soekarnoputri Menjaga Alam”, yang dipusatkan di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

“Mbak Risma selalu menangis setiap datang ke sini. Setelah jadi Menteri Sosial Bu? Karena KDRT sedang naik daun. Bapak ibu sekalian, kalau susah, istri menampar bayinya,” kata Megawati.

“Mbak Risma, saya melihat betapa kurusnya dia, sudah berapa lama dia menjadi menteri. Ternyata dia memakan hatinya karena melihat seorang anak yang tinggal di bawah jembatan. Saat dia datang menemui orang-orang yang tinggal di bawah jembatan. , Dia menangis. Ibunya mengidap HIV / AIDS, putranya juga. Putranya sedang sekarat. Begitulah putranya diperkosa. Dia menangis. Apa yang harus aku lakukan? Aku bilang itu tugasmu. Bagaimana menurutmu? Ini Itu tugas kita Bu. “Selamatkan anak-anak bangsa ini,” jelas Megawati.

Baca Juga :  Astaghfirullah! Sopirnya Ditangkap karena Sajam, Pengacara Rizieq Ngeles Begini

Tak hanya Risma, banyak cerita serupa diceritakan Menteri Bintang Puspayoga di Megawati.

“Saya mendapat laporan dari Bu Risma, Bu Bintang, dimana akibat Covid semakin ganas. Bukan karena istri saya dipeluk,” kata Megawati.

Megawati juga meminta perempuan tidak tinggal diam jika diperlakukan kasar, terutama oleh suaminya.

“Kalau dia ada di kamp pak, laporkan saja. Karena undang-undang sudah ada. Saya buat undang-undang tentang kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak. Jangan takut menceraikan suami. Apa yang kamu lakukan? Maaf maaf maaf. Apa apakah kamu lakukan? Kesehatan, pendidikan, “Megawati menambahkan.

Kepada kader PDIP, Megawati juga meminta agar para laki-laki tidak menjadi pelaku kekerasan dalam keluarga. Dan perempuan harus berani angkat bicara jika mengalami kekerasan. Selanjutnya, kader PDIP harus berani membela jika ada korban kekerasan di dalam rumah.

“Bayangkan apa yang telah dilakukan, kita harus membelanya. Jangan biarkan dia pergi. Akhirnya saya melihatnya di TV, karena istrinya ditangkap, dia tidak tahan, dia menjadi gila dan suaminya terbunuh. Wah, Sungguh drama Korea, katanya Megawati.

Baca Juga :  FPI Dilarang Pemerintah, Begini Reaksi Habib Rizieq dari Sel Tahanan

Dalam acara tersebut, Megawati bisa dibilang hadir dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta. DPP PDIP dipimpin oleh Sekjen Hasto Kristiyanto yang hadir bersama Presiden DPP PDIP I Made Urip. Turut hadir Menteri Sosial Tri Rismaharini, Presiden LIPI Laksana Tri Handoko, dan Mantan Menteri Pertanian Bungaran Saragih. [okezone.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *