Membantah Propaganda Palsu Khilafah Soal Pajak

pajak-dalam-khilafah.jpg
Views: 1029
Read Time:1 Minute, 44 Second

Membantah Propaganda Palsu Khilafah Soal Pajak

677 Views


Read Time:1 Minute, 36 Second

Membantah Propaganda Palsu Khilafah Soal Pajak

Tidak Ada Kata Gratis di Dunia Kapitalis, ini kata mereka para pengusung ideologi khilafah. Berangkat dari sini mereka mempromosikan kehidupan serba gratis di negara khilafah kalau negara khilafah telah sungguh-sungguh terwujud. Lagi-lagi ini propaganda kosong yang disebarkan para pengusung ideologi khilafah.

Mereka tidak segan-segan mengunggah broadcast bahwa dharibah (pajak) hanyalah sumber pemasukan pelengkap. Ini aneh dan janggal. Mereka yang membikin broadcast rupanya tidak sadar atau tidak paham jika dharibah itu ialah pajak itu sendiri. Yaitu pajak dalam pengertian umum atau global.

Pertanyaan mendasar jika pajak cuma dijadikan pemasukan pelengkap, lalu mereka akan membiayai operasional negara dengan cara apa? Padahal negara apapun dan dimanapun Penting ongkos operasional. Penting ongkos untuk urusan angkatan bersenjata, gaji prajurit, gaji guru. Negara juga Penting ongkos untuk industri alat-alat angkatan bersenjata, ongkos pembangunan infrastruktur, ongkos gaji pegawai di bermacam lembaga dan instansi yang jumlahnya tentu amat banyak.

READ  Bus Alternatif untuk Penumpang KRL Jadi Reguler Mulai Agustus - Aspiratif News

Dan masih banyak lagi hal yang memerlukan ongkos, dari mana seluruh ongkos ini didapatkan jika bukan dari pajak? Pasti dari pajak dong? Mungkin namanya bukan pajak, misalkan dharibah atau lainnya, tetapi hakekatnya ialah pajak juga kan..

Hal ini terbukti ada beberapa istilah lain dari pajak dalam bahasa Arab:

  • Al-Maks yaitu pungutan berupa pengurangan, pengambilan atau perampasan.
  • Usyur dipungut sejumlah 10% dari pedagang lintas wilayah yang melewati tapal batas atau masuk pasar di luar wilayahnya.
  • Kharaj dipungut berdasar kepemilikan tanah, di masa lalu dikenakan pada tanah pertanian dan dikeluarkan dari hasil panen.
  • Jizyah dipungut per orang selaku Pembalasan dari jaminan penjagaan yang diberikan negara.

Jadi intinya bahwa sistem khilafah yang mereka gembar-gemborkan selaku sistem kehidupan di sebuah negara yang serba gratis dan tidak ada pajak ialah propaganda full tipuan. Masarakat wajib pintar karena di zaman ini semuanya wajib ditakar dengan logis.

Dan belum ada negara khilafah zaman now yang dapat memberikan bukti akan hal tersebut, bahkan yang ada malah membuktikan kacaunya sistem khilafah sebagaimana yang dipertunjukkan negara khilafah ISIS. (qa/ummatina)

READ  Langkah Antisipasi Radikalisme dan Terorisme di Masjid

Membantah Propaganda Palsu Khilafah Tentang Pajak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *