Bersenjata-Berat-Demonstran-Kulit-Hitam-di-AS-Tuntut-Keadilan.jpg

Membawa Senjata Berat, Pengunjuk rasa Kulit Hitam di AS Tuntut Keadilan

Diposting pada

Bersenjata Berat, Pengunjuk rasa Kulit Hitam di AS Tuntut Keadilan

LOUISVILLE – Di AS sekelompok demonstran kulit hitam dengan membawa senjata berat berpawai di Louisville, Kentucky, menuntut keadilan untuk Breonna Taylor.

Taylor Adalah wanita kulit hitam yang terbunuh bulan Maret 2020 waktu personel polisi menerobos masuk ke apartemennya. Unjuk rasa ini terjadi pada Sabtu (25/7/2020) waktu setempat.

Sejumlah demonstran membawa senapan semi otomatis dan shotgun serta mengenakan baju paramiliter hitam. Mereka berjalan menutup persimpangan waktu mereka dipisahkan oleh polisi dari tim anti-demonstran.

Kubu milisi kulit hitam yang disebut NFAC itu menuntut keadilan bagi Taylor, 26, teknisi medis darurat yang meninggal waktu baku tembak saat investigator narkoba memburu seseorang yang masuk ke rumahnya di Louisville, 4 bulan lalu.

Seorang personel polisi dalam penggerebekan itu dicopot oleh departemen kepolisian setempat pada Juni. 2 personil lainnya diberi sanksi administratif. Tidak ada dakwaan yang diusulkan pada ketiga personel polisi itu.

Ketua NFAC John “Grandmaster Jay” Johnson mendesak para pejabat mempercepat investigasi kematian perempuan itu dan transparan.

Baca Juga :  7 Militan Abu Sayyaf Tewas Disergap Pasukan Pemerintah

“Kalau Anda tidak memberi tahu kami apapun kami akan berpikir bahwa Anda tidak melaksanakan apapun,” papar Johnson saat berunjuk rasa.

Kematian Taylor kembali disoroti sesudah kematian penduduk kulit hitam George Floyd yang memicu unjuk rasa nasional mengkritik keras kebrutalan polisi dan bias rasial dalam sistem peradilan kriminal AS. (qa/ummatina)

Membawa Senjata Berat, Pengunjuk rasa Kulit Hitam di AS Tuntut Keadilan

Membawa Senjata Berat, Pengunjuk rasa Kulit Hitam di AS Tuntut Keadilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *