menag-yaqut-cholil-qoumas-istimewa_16928129.jpeg

Menag Bicara Isu Agama Dominan di Pilgub DKI 2017-Pilpres, Siap Cari Formula

Diposting pada

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyoroti meningkatnya intoleransi menjelang pemilihan presiden (pilpres) dalam pemilihan pemerintah (pilgub). Yaqut berbicara tentang terpilihnya Pemprov DKI Jakarta dalam pemilihan presiden.

“Saya merasa sangat baik, saya telah mengikuti beberapa protes politik, khususnya dari pemilihan Pemprov DKI Jakarta hingga pemilihan presiden kemarin, seperti yang saya rasakan meski tanpa hasil jajak pendapat, tapi saya merasa itu setingkat. intoleransi meningkat ketika Anda bertemu dengan momentum politik. C “kemudian tingkatkan intoleransi atau sikap. Radikalisme, “kata Yaqut dalam diskusi virtual bertajuk” Survei Nasional Suara Pemuda tentang Isu Sosial Politik Nasional “yang disiarkan secara virtual, Minggu (21/3/2021).

“Ada apa ini? Saya kira lebih karena politisasi agama yang muncul dalam kontes politik kita,” lanjutnya.

Yaqut menjelaskan, intoleransi sangat terlihat pada perhelatan Pilgub 2017. Intoleransi masyarakat, kata Yaqut, kemudian terulang kembali di Pilpres 2019.

“Kita lihat pada pemilihan gubernur antara Pak Ahok dan Pak Anies. Bagaimana agama bisa dominan dan berkembang pesat dan berulang dalam pemilihan presiden kemarin,” ujarnya.

Baca Juga :  Hari Ini, Jokowi Akan Tinjau Kantor Gubernur Sulbar-Pengungsian Korban Gempa

Yaqut mengaku tidak menemukan formula bagaimana menyelesaikan masalah ini di masyarakat. Tapi Yaqut tidak akan putus asa untuk menemukan jalan keluar.

“Kalau kita lihat hasil penelitian setelah pilpres, dia akan kembali lagi. Nanti Mas Burhan (Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia) akan melakukan penelitian lebih lanjut sebelum pemilihan presiden. Dia tidak akan menyerah dan apa solusinya. ,” Dia berkata. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *