Menag-Tegaskan-yang-Punya-Pemikiran-Khilafah-Jangan-Diterima-Jadi-ASN.jpg

Menag Tegaskan, Penyokong Khilafah Jangan Diterima Jadi ASN

Diposting pada

Menag Tegaskan Mereka yang Punya Pemikiran Khilafah Jangan Diterima Jadi ASN

Menag (Menteri Agama) Fachrul Razi meminta ke seluruh kementerian dan lembaga pemerintahan untuk tidak menerima peserta yang mempunyai pemikiran dan ide menyokong paham khilafah sebagai aparatur sipil negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dia juga meminta agar masarakat yang menyokong ide khilafah untuk tidak Penting ikut Bergabung sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Pemikiran seperti itu [khilafah] tidak usah diterima di ASN. Tetapi kalau sudah diwaspadai sebaiknya tidak masuk ASN,” kata Fachrul dalam webinar ‘Strategi Menangkal Radikalisme Pada Aparatur Sipil Negara’ di kanal Youtube Kemenpan RB, Rabu (2/9).

Lebih detail, Fachrul menyadari bila paham khilafah sendiri tidak dicegah dalam regulasi di Indonesia. Tetapi, ia merilis lebih baik penyebaran paham khilafah tersebut diwaspadai penyebarannya di tengah-tengah masarakat.

Salah satunya, Ia meminta agar prasyarat dan seleksi CPNS ke depannya dibuat lebih ketat lagi. Hal itu punya target sebagai antisipasi menyebarnya bibit-bibit pemahaman prokhilafah di lingkungan ASN.

Baca Juga :  Makna Logo HUT Ke-75 RI Terinspirasi Perisai Garuda Pancasila

“Banyak tempat yang Penting diwaspadai, khususnya pada waktu masuk, kalau tidak seleksi dengan baik kuatir benih-benih itu masuk ke ASN,” kata eks Wakil Panglima TNI tersebut.

Tidak cuma itu, Fachrul merilis kemungkinan masuknya penyebaran ajaran prokhilafah dapat masuk melalui jalur lembaga pendidikan. Oleh karena itu ia meminta kewaspadaan atas para tenaga pengajar yang sudah terpapar paham khilafah.

“Penting di waspadai pembimbingnya, dosen-dosennya, wajib bersih dari Peluang radikalisme itu,” kata Fachrul Razi. [sumber: cnnindonesia.com]

Menag Tegaskan, Penyokong Khilafah Jangan Diterima Jadi ASN

Menag Tegaskan, Penyokong Khilafah Jangan Diterima Jadi ASN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *