Menangkal Radikalisme Sejak dari Dalam Rumah Kita

Menangkal Radikalisme Semenjak dari Dalam Rumah Kita

Diposting pada

Peran Penting Famili dalam Partisipasi Menangkal Radikalisme

Kita mesti sadar sepenuhnya betapa perlunya sebuah Famili mempunyai benteng atau daya tangkal yang kuat kepada bermacam pengaruh radikalisme. Dalam Famili, kepala Famili mempunyai peran amat penting sebagai pembangun fondasi perdamaian.

Fondasi yang ke-1 mesti dibangun untuk tiap-tiap member Famili agar memperoleh pemahaman keagamaan yang moderat dan damai, serta terhindar dari paham-paham keagamaan yang radikal dan intoleran.

Selanjutnya Penting dikembangkan juga budaya dialog dan musyawarah, agar terbangun pemikiran terbuka di seluruh member Famili.

Kita sering menguping berita bagaimana para pelaku teror sering dinilai kurang bersosialisasi di masarakat. Ini artinya, amat penting untuk Famili kita menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan kisaran (Jiran), agar tercipta suasana saling peduli dan saling menjaga 1 sama lain. Sehingga dengan seperti ini akan tercipta ketahanan sosial yang kuat di masarakat dari pengaruh-pengaruh negatif dari luar, khususnya pengaruh paham radikal dan terorisme.

Lalu, di dalam Famili kita yang mesti memperoleh perhatian tersendiri di era digital sekarang ialah perlunya menjaga member Famili dari tertular paham radikal di jagad maya. Di era dunia internet sekarang ini, pengaruh media sosial tidak boleh lagi dianggap hal biasa. Banyak Perkara orang tertular paham radikal berasal dari media sosial.

Baca Juga :  PKC PMII Jatim: Gerakan KAMI Selaku “Manuver Politik Pergantian Kekuasaan”

Dalam Famili kita, kepala Famili bertanggung-jawab untuk memastikan istri dan anak-anaknya terhindar dari konten-konten radikal yang muncul secara bergantian di media sosial. Wajib ada pendampingan untuk edukasi, kontrol, dan bimbingan yang bijak dalam mempergunakan media sosial.

Famili kita ialah akar penentu keharmonisan di masarakat. Masarakat yang harmonis, aman, dan damai berasal dari keluarga-keluarga yang juga harmonis dan damai. Dari masarakat yang harmonis, terciptalah bangsa yang aman dan damai pula. Artinya, kondisi Famili kita seluruh amat menentukan kondisi sebuah bangsa.

Jikalau berbicara Soal hal menangkal radikalisme dari akarnya, Famili ialah lingkungan paling Utama yang wajib dipastikan terbebas dari pengaruh paham radikal dan terorisme.

Yang terakhir, orang tua mesti senantiasa Mengawasi bahkan ikut terlibat dalam mengawasi pembelajaran anak di sekolah. Sehingga anak dapat terawasi dan terhindar dari hal-hal yang mengandung unsur-unsur radikalisme baik dalam buku pelajaran anak, maupun pada pengajar yang mungkin saja jadi penebar paham radikal dalam lingkup sekolah.

Mari bersama-sama menangkal semua bentuk radikalisme sedini mungkin, hindarkan anak kecil dari pengaruh radikalisme melalui apa yang dilihatnya. Untuk itu orangtua hendaknya selektif dalam memberikan tontonan pada anak. Usahakan untuk menghindari tontonan yang mengandung unsur aksi anarkis, antisosial, dan aksi bughot (memberontak/membangkang pada pemerintah).

Baca Juga :  Danjen Kopassus Sindir Keras Soal Gatot Nurmatyo Pakai Baret Merah Saat Deklarasi KAMI

Di era digital ini kita mesti lebih peduli dalam menciptakan suasana harmonis dalam Famili kita, jauhkan isteri dan anak kecil kita dari pengaruh radikalisme. Semoga Famili kita tetap aman dari pengaruh radikalisme dan terorisme. (ummatina.com)

Menangkal Radikalisme Semenjak dari Dalam Rumah Kita

Menangkal Radikalisme Semenjak dari Dalam Rumah Kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *