ZA-a-696x381.jpg

Mengapa Kelompok Teroris Menyasar Kaum Milenial untuk Jadi Martir?

Diposting pada
Ilustrasi

Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) sering merekrut calon teroris di usia muda.

Menurut Chaidar, masih banyak anak muda yang pengetahuan agamanya masih rendah sehingga mudah membanjiri mereka dengan doktrin untuk melakukan aksi teror.

“Memang di usia yang begitu muda, kelompok teroris selalu tertinggal ya. Karena mereka adalah anak muda yang ilmu agamanya masih kurang, mudah terpengaruh,” kata Chaidar seperti dikutip kompas.com, Jumat (2/4). ). / 2021).

Baca: Mantan Teroris JI: Hanya orang bodoh yang menyebut pelaku bom bunuh diri sebagai martir

Chaidar mengatakan, kelompok teroris akan memberikan pemahaman bahwa di usia muda mereka sering melakukan kegiatan yang berdosa.

Oleh karena itu ditawarkan cara pengampunan dosa dengan melakukan aksi teror yang diartikan oleh kelompok tersebut sebagai matinya jihad.

“Dimaafkan oleh jihad dan diarahkan pada doktrin bom bunuh diri,” kata Chaidar.

Baca: Quraish Shihab: Orang Yang Melakukan Teror Sampai Mati Kafir

Usia muda dianggap usia paling potensial untuk melakukan tindakan nekat tersebut.

Baca Juga :  Golkar Tepis soal ‘Restu Pak Lurah’: Tak Masuk Akal Jokowi Intervensi PD

Berbeda dengan orang dewasa atau manula yang dianggap dewasa dalam hal spiritualitas dan ilmu agama.

Sehingga ketika seseorang sudah memiliki kematangan ilmu agama, orang tersebut akan memilih untuk memaafkan melalui jalur formal.

“Usia tua dapat mengambil jalan formal bagi Anda untuk meminta maaf kepada Tuhan dan pengetahuan agama bisa lebih berkualitas, jadi cukup sulit untuk direkrut sebagai pengantin (teroris),” kata Chaidar.

Diketahui, pelaku aksi teror di Katedral Lukman Makassar berusia 26 tahun. Begitu pula dengan Zakiah Aini, tersangka teror berusia 25 tahun yang menyerang Mabes Polri.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *