Mengenang Gus Zaki, Sosok Gaul dan Pejuang Pesantren – Aspiratif News

Views: 41
Read Time:1 Minute, 48 Second

Mengenang Gus Zaki, Sosok Gaul dan Pejuang Pesantren – Aspiratif News

Jombang, Aspiratif News

Berita berpulangnya Pengasuh Pesantren Al-Masruriyah Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Ahmad Zaki Hadziq meninggalkan duka mendalam di kalangan masarakat Nahdlatul Ulama (NU). Cucu Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari itu ialah sosok yang loyal dan tekad bulat menjalankan program-program NU. 


Dalam khidmahnya di NU, almarhum dipercaya sebagai ketua Pengurus Wilayah (PW) Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Timur. Sampai menghembuskan napas terakhirnya, ia masih tercatat sebagai ketua.


“Beliau orang yang baik hati dan loyal apalagi tekad bulat beliau untuk dunia pesantren,” kata Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang KH Salmanudin Yazid, Rabu (1/7).

 

Baca juga: Tebuireng Kembali Berduka, Gus Zaki, Cucu KH Hasyim Asy’ari Wafat


Ia menyampaikan, laki-laki yang akrab dipanggil Gus Zaki itu dikenal juga sebagai sosok mudah bergaul tanpa menyaksikan back-ground seseorang yang jadi temannya. Dari kalangan orang biasa, kyai, sampai pejabat, Gus Zaki jadi magnet tersendiri bagi mereka.

READ  Tingginya Akhlak KH Maruf Amin, Memaafkan Oknum Habib yang Mencacinya dengan Keji - Warta Batavia


“Beliau sosok yang dapat bergaul dengan bermacam kalangan, sehingga dengan pejabat mana pun beliau dapat dekat,” tambah kiai Salman.


Dari kegemaran bergaul itu pula jadi power Gus Zaki membesarkan pesantren-pesantren di Jawa Timur melalui RMINU sebagai kendaraannya. Bagian gebrakannya di RMINU ia cukup konsentrasi untuk pengembangan usaha yang dipunyai pesantren. Seperti sokongan haewan ternak untuk pesantren.


Pengabdiannya di RMINU Jatim tentu belum sepenuhnya rampung. Masih banyak yang belum sempat dikerjakan untuk kemajuan pesantren. Apalagi hitungan total pesantren di Jatim cukup merata di bermacam daerah. Hal ini karena usia khidmahnya yang sungguh belum lama di RMINU Jatim. 


“Tugas beliau masih banyak yang belum selasai, semoga penerusnya dapat mewarisi cita-cita beliau,” ungkap kiai Salman.


Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Gus Zaki wafat di di RS Umum Daerah (RSUD) Jombang, Rabu (1/7) kisaran pukul 18.10 WIB. Ia diketahui meninggal dunia karena sakit demam berdarah (DB).


“Beliau wafat gejala DBD. Habis Maghrib barusan dapat berita trombositnya turun drastis. 5 menit lalu wafat,” kata salah seorang pengurus Pesantren Tebuireng lainnya, Syu’bah Nuri.

READ  Tidak Etis, Penulis dan Penerbit ‘Elex Media Komputindo’ Pasang Cover Muka Gus Mus Tanpa Izin


Pewarta: Syamsul Arifin

Editor: Musthofa Asrori

Mengenang Gus Zaki, Sosok Gaul dan Pejuang Pesantren – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *