Mengintip Persiapan Pelaksanaan Haji Terbatas 2020 – Aspiratif News

Mengintip Persiapan Pelaksanaan Haji Terbatas 2020
Views: 2315
Read Time:2 Minute, 22 Second

Mengintip Persiapan Pelaksanaan Haji Terbatas 2020 – Aspiratif News

Makkah, Aspiratif News

Otoritas Kota Makkah Mengumumkan kesiapan planning operasionalnya untuk Pelaksanaan haji tahun sekarang. Planning yang disusun sesuai dengan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga jamaah haji dari tertular Covid-19.


Otoritas Makkah telah merekrut lebih dari 18.490 pekerja untuk memberikan servis the best ke para jamaah. Otoritas Makkah juga telah menyediakan 28 pusat servis baru dengan peralatan komprehensif yang tersebar di situs-situs suci. 


Lebih dari itu, seperti dikabarkan Arab News, Senin (27/7), lebih dari 13.500 pekerja kebersihan dengan peralatan teranyar akan dipersiapkan selama 24 jam. Mereka akan bekerja di seluruh kota dan situs-situs suci, khususnya di tempat-tempat ramai dan pada hari-hari puncak haji. Sebanyak 87.900 kontainer sampah ditempatkan di bawah tanah di daerah Mina.


Disebutkan juga bahwa akan ada sejumlah tim dan komite untuk mengawasi pasar-pasar, toko-toko makanan, dan restoran sejauh waktu. Mereka akan menguji makanan secara berkelanjutan, mengawasi sanitasi air, Mengawasi rumah jagal, dan mengunjunginya untuk mendeteksi Perkara epidemi antara haewan, serta memastikan keamanan daging.

 

READ  Niluh Djelantik Legal Laporkan Akun Lisa Marlina ke Polda Bali

Diadukan pula bahwa pemerintah Kota Makkah menaikkan kontrol dan pemeliharaan jaringan listrik, jalan, terowongan, jembatan, toilet, dan jaringan drainase. Juga menyediakan tim penyokong untuk menangani situasi darurat seperti kebakaran dan hujan lebat.


Wali Kota Makkah, Mohammed Abdullah al-Quwaihis, menerangkan, planning operasional itu didasarkan ke keputusan Arab Saudi yang membatasi hitungan total jamaah haji. Yaitu mereka yang tinggal di wilayah Kerajaan. menurutnya, pemerintah Kota Makkah Disokong oleh pihak-pihak terkait telah mengerahkan sumber daya energi, manusia, dan materiil agar Pelaksanaan haji tahun sekarang sukses dan aman. Termasuk menyediakan semua servis untuk para jamaah haji sehingga mereka merasa nyaman, mudah, dan aman dalam melaksanakan ritual haji.


Untuk memastikan kesehatan dan keamanan jamaah haji, maka Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menyediakan RS darurat, staf kesehatan, dan klinik di situs-situs suci. Masih dikabarkan Arab News, pihak kementerian telah mempersiapkan RS di Mina, enam ambulans, 3 klinik di tempat akomodasi jamaah, RS darurat, RS keliling, dan juga sebuah klinik di Arafah.

READ  Dari Jakarta Pulang ke Madura, Penghina kiai Said Minta Maaf Takut Dipolisikan - Warta Batavia


Petugas medis dan teknik juga dipersiapkan untuk memastikan kesehatan jamaah haji. Untuk menurunkan temperatur dan menurunkan kemungkinan jamaah menderita stroke panas, maka pemerintah Kota Makkah telah mendistribusikan ‘sistem kabut’ di seluruh situs suci.


Waktu tiba di Makkah, pada jamaah memperoleh kit spesial—dari Kementerian Haji dan Umroh- berisi masker muka, pakaian ihram, kerikil, dan alat-alat kebersihan seperti alat cukur, alat perawatan pribadi, dan buku panduan untuk naik haji.


Di pihak lain, Bagian Umum Kepresidenan untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah menaikkan sterilisasi di Masjidil Haram dan bagian halamannya. Pihak kepresidenan merekrut 3.500 pekerja untuk mensterilisasi dan mengharumkan Masjidil Haram dalam persiapan menerima jamaah. Hal itu akan Dilakukan secara intensif sejauh waktu.


Pewarta: Muchlishon

Editor: Fathoni Ahmad

Mengintip Persiapan penyelenggaraan Haji Terbatas 2020 – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *