Jelang HUT ke-72 RI, Warga Binaan dan Petugas Lapas Sibolga Pecahkan Rekor MURI

Menjelang HUT ke-72 RI, Masyarakat Binaan dan Petugas Lapas Sibolga Pecahkan Rekor MURI

Aspitaif News -, Suasana pagi, Kamis (15/8/2019) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Sibolga, Sumatera Utara terdengar lebih hiruk pikuk dari biasanya.

Di lapangan futsal Lapas, seratus lebih masyarakat binaan dan para petugas Lapas berbaris rapi: tapi bukan tengah upacara. Mereka ikut memecahkan rekor MURI tarian kolosal “Indonesia Bekerja”.

Menariknya, peserta tarian mengenakan pakaian dan aksesoris dengan kombinasi unik bersemangatkan kearifan lokal. Yaitu paduan Ulos atau selendang khas Batak, topi bundar dari anyaman bambu dan ikat kepala kelir merah dan putih.

baca juga:

Kombinasi kelir pakaian para peserta juga menarik. Di barisan depan mengenakan baju merah, menyusul barisan ke-2 baju putih dan 3 baris mengenakan baju biru dan ditutup dengan barisan berbaju merah.

“Agar seluruh bersiap, dan tari kolosal ini Dilakukan oleh 2 ribu lebih petugas dan masyarakat binaan pemasyarakatan dan lapas se Indonesia,” ucap protokol secara videoconfrence.

Di antara barisan itu, Kepala Lapas Klas IIA Sibolga Mulyadi dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) I Gusti Lanang juga membaur: mengenakan ulos dan ikat kepala merah dan putih serta kaos merah.

Tarian akhirnya diawali dengan antusias. Lagu Indonesia Bekerja mengiring sejauh tarian berlangsung. Para penari kelihatan bergembira.

Tarian Kolosal ini dihelat di 661 Satuan Kerja (Satker) se Indonesia serta melibatkan 338 ribu penari. Tarian ini disebut selaku Tarian Kolosal di tempat terbanyak dan sukses menyabet Rekor dunia MURI.

“Saya suka, dan ini juga hiburan bagi masyarakat binaan sebab mengetahui ada tarian baru dan terlibat memecahkan rekor MURI,” kata Kalapas Mulyadi setelah ikut menari.[] 

Editor: Melly Kartika Adelia

Jelang HUT ke-72 RI, Warga Binaan dan Petugas Lapas Sibolga Pecahkan Rekor MURI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *