017274700_1615950173-51001970723_b839198805_c.webp_.jpeg

Menkes Budi: Vaksinasi COVID-19 Pakai Vaksin AstraZeneca Mulai Pekan Depan

Diposting pada

Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksinasi COVID-19 menggunakan vaksin AstraZeneca akan dimulai minggu depan. Distribusi dan vaksinasi dengan vaksin Inggris segera dilakukan.

Hal ini sejalan dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan tim ahli obat KOMNAS, Komisi Nasional Tindak Lanjut Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) dan Kelompok Penasihat Teknis Indonesia Bidang Imunisasi (ITAGI). ) yang mengizinkan penggunaan vaksin AstraZeneca mulai hari ini, 19 Maret 2021.

Insyaallah minggu depan kami rencanakan mulai pendistribusian dan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca, kata Budi saat jumpa pers “Penyuluhan Mikro PPKM” pada Jumat, 19 Maret 2021.

BPOM RI dan tim ahli dari KOMNAS Bidang Evaluasi Obat, KOMNAS PP KIPI dan ITAGI mengadakan diskusi pada 19 Maret 2021 tentang rekomendasi penggunaan vaksin AstraZeneca.

“Saat ini, kejadian global COVID-19 bahkan di Indonesia masih tinggi, meski vaksinasi bisa berujung pada kejadian tindak lanjut pasca imunisasi (KIPI). Namun, risiko kematian akibat COVID-19 jauh. Lebih tinggi, kata pernyataan resmi BPOM. diterima dari Health Liputan6.com.

Baca Juga :  Risma Akan Bersih-bersih Kemensos: Berat, Tapi Harus Saya Lakukan

“Oleh karena itu, masyarakat tetap perlu divaksinasi COVID-19 sesuai jadwal yang telah ditentukan. Manfaat vaksin AstraZeneca COVID-19 lebih besar daripada risikonya, sehingga vaksin AstraZeneca dapat digunakan.”

Kualitas vaksin AstraZeneca yang masuk ke Indonesia terjamin

Hasil diskusi antara POM RI dengan tim ahli Panitia Evaluasi Obat Nasional, KOMNAS PP KIPI dan ITAGI juga menegaskan bahwa kualitas vaksin AstraZeneca yang masuk ke Indonesia sudah terjamin.

“Dalam informasi produk vaksin COVID-19 AstraZeneca, terdapat peringatan terhadap penggunaan vaksin AstraZeneca COVID-19 pada pasien dengan trombositopenia dan gangguan pembekuan darah,” kata BPOM.

“Vaksin COVID-19 AstraZeneca yang diterima di Indonesia melalui fasilitas COVAX diproduksi di Korea Selatan dengan jaminan kualitas sesuai dengan persyaratan standar global untuk praktik manufaktur yang baik (CPOB).”

BPOM bersama Kementerian Kesehatan dan KOMNAS PP KIPI terus memantau keamanan vaksin yang digunakan di Indonesia dan menindaklanjuti masalah tindak lanjut pasca imunisasi.[liputan6.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *