menkes-budi-gunadi-sadikin-3_43.jpeg

Menkes Jelaskan Alasan RI Pesan Vaksin COVID ke 4 Negara

Diposting pada

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan keputusan pemerintah Indonesia memesan vaksin COVID-19 dari 4 negara itu untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat. Budi mengatakan jika Indonesia hanya memesan vaksin COVID-19 di satu negara, jumlahnya tidak akan cukup untuk menjangkau semua orang.

“Kalau hanya membeli dari 1 negara itu tidak cukup. Jadi harus empat negara,” kata Menteri Kesehatan Budi saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Bengkulu, Kamis (11/3/2021).

Empat negara yang dimaksud Budi adalah China, Inggris Raya, Amerika, dan Jerman. Sebagaimana diketahui bahwa Inggris memproduksi vaksin AstraZeneca COVID-19, Amerika memproduksi vaksin Novavax, Jerman memproduksi vaksin Pfizer dan China memproduksi vaksin Sinovac.

“Vaksin ini menjadi incaran banyak negara, makanya kita pilih 4 negara, sehingga jika ada masalah dengan satu negara maka kita akan punya negara lain,” jelas Menkes Budi.

Budi mengatakan vaksin AstraZeneca saat ini sudah mencapai 1 juta dosis. Indonesia sendiri menerima 11 juta dosis vaksin AstraZaneca.

“Kita ambil 11 juta, baru 1 juta yang datang. Tidak bisa dicampur. Kalau dicampur susah,” kata Budi.

Baca Juga :  Ayo Semangat Bernisfu Sya’ban! | The Truly Islam

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi memastikan vaksin AstraZeneca aman digunakan. Vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia kemarin dengan 1,1 juta dosis pada Senin (8/3).

“Kalau AstraZeneca semua vaksinnya ada dokumentasi. Tapi kalau saya tanya ahlinya apakah saya lolos dari BPOM, itu sudah pasti,” ujarnya kepada wartawan di Lippo Mall Puri Kembangan, Jakarta Barat, Selasa. (3) / 9/2021).

Budi mengatakan semua jenis vaksin memiliki kelebihan dan kekurangan. Budi mencontohkan vaksin AstraZeneca sudah lolos uji WHO dan BPOM.

“Tidak mungkin dia disetujui tanpa peran pengamanan. Ini melalui WHO, melalui mata tertutup BPOM, untuk melakukan penyuntikan secepatnya,” kata Budi.

Ia meminta masyarakat tidak takut menerima vaksin COVID-19. Menurutnya, semua jenis vaksin itu sama.

“Jadi untuk teman-teman yang menyuntik (vaksin) secepatnya.“ Apapun vaksinnya, mereka mau AstraZeneca, mereka mau Sinovac, mau Pfizer, mau ini, sama saja, ”lanjutnya. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *