Menko Airlangga Menyebut Belanti Siam Dapat Jadi Pusat Ekonomi Kalteng – Aspiratif News

Views: 16
Read Time:2 Minute, 42 Second

Menko Airlangga Menyebut Belanti Siam Dapat Jadi Pusat Ekonomi Kalteng – Aspiratif News

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama-sama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil meninjau Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu 27 Juni 2020.

Ke-2 menteri ini diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melihat langsung proyek food estate di Kalteng. Nantinya, wilayah tersebut akan jadi lumbung pangan baru di Indonesia.

Desa Belanti Siam ialah bagian Desa di Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai lumbung padi yang nantinya akan jadi bagian pusat ekonomi dalam bidang pangan di Kalimantan Tengah.

“Pemerintah amat menyokong Desa Belanti Siam sebagai Desa Isen Mulang Pantang Mundur,” kata Airlangga dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (28/6/2020).

Desa Belanti Siam yang dicanangkan sebagai Desa Isen Mulang Pantang Mundur ini karena mempunyai kriteria yang sanggup melawan Covid-19, tidak ada kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan desa yang mempunyai ketahanan pangan.

READ  Atasi Ongkos Penanganan Covid-19, Pemerintah dan BI Sepakati Skema Burden Sharing - Aspiratif News

Airlangga pun mengapresiasi Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo dan Polres Pulang Pisau yang menginisiasi Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau Sebagai Percontohan Desa Isen Mulang atau Pantang Mundur dalam penanganan Covid-19 dan Ketahanan Pangan.

Sekadar informasi, Pemerintah tengah merencanakan pembangunan food estate atau wilayah pertanian modern di beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus bergerak menjadikan wilayah tersebut jadi lumbung padi nasional.

“Pemerintah akan memotivasi pertanian di wilayah Kalimantan Tengah ini, khususnya Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas yang akan jadi lumbung padi nasional,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga menambahkan bahwa pihaknya sudah menganggarkan 30.000 hektare di 2 kabupaten tersebut dan akan mulai ditanam pada musim pangan ke-2.

“Jikalau sudah, seterusnya Pemerintah akan memotivasi sisanya yaitu kisaran 110.000 hektar untuk tahap ke-2 pada 2022-2023. Dari pembelajaran ini Pemerintah akan terus melakukan rehabilitasi di tempat lebih dari 600.000 hektare,” lanjutnya.

Pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Airlangga merilis bahwa pihaknya telah mengkaji beberapa kali terkait dengan keadaan 2 kabupaten tersebut. Di masa awal new normal ini, Ia merasa suka dan percaya diri tatkala berkesempatan untuk meninjau langsung tempat yang diplaningkan akan jadi food estate itu.

READ  Lirik Lagu Adek Berjilbab Ungu Versi Syubbanul Muslimin

“Tidak sama kalo kita lihat sendiri hamparan padi yang ada. Jadi memberikan rasa percaya diri pada Pemerintah bahwa ini (Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas) ialah pilihan yang pas,” ujar Airlangga.

Kecuali diplaningkan jadi food estate dan lumbung padi nasional, Airlangga juga merilis akan mempersiapkan wilayah tersebut jadi Wilayah Ekonomi Spesial (KEK).

“Kita percaya kalau desanya pantang mundur maka programnya akan berhasil. Modalnya ialah pantang mundur. Pemerintah juga pantang mundur, kita akan maju terus sampai disini jadi food estate atau lumbung padi nasional,” ujar Airlangga.

Kecuali meninjau langsung lahan pertanian di Desa Blanti Siam Kabupaten Pulang Pisau, di hari yang sama Airlangga juga meninjau Desa Anjir Serapat di Kabupaten Kapuas.[okezone.com]


Menko Airlangga Menyebut Belanti Siam Dapat Jadi Pusat Ekonomi Kalteng – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *