mensos-tri-rismaharini-alias-risma_16928129.jpeg

Mensos Risma Pantau Dampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang

Diposting pada

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memantau dampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dia mendengarkan pemaparan Bupati Lumajang Thoriqul Haq di Pendapa Arya Wiraja.

Awalnya Risma berencana memantau aktivitas Gunung Semeru di Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur. Namun, rencana tersebut dibatalkan karena terlalu malam untuk menuju ke sana.

Setelah menyaksikan pemaparan video tentang dalam erupsi Gunung Semeru, Risma meminta Pemerintah Kabupaten Lumajang bisa memastikan kebutuhan pokok makanan selalu dalam keadaan aman.

“Pemerintah daerah harus siap menyediakan sembako untuk antisipasi kejadian bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi,” kata Risma, dilansir dari Antara, Selasa (19/1/2021).

Menurut Risma, bahan pokok makanan atau bahan dasar makanan sangat penting karena merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Dia meminta Pemkab mengawasi bahan cadangan makanan warga.

“Minimal sembako atau bahan dasar makanan harus siap karena kita tidak tahu, siapa pun bisa terkena bencana, artinya kita harus mengontrol setiap daerah minimal untuk cadangan makanan itu harus ada dan wajib,” tuturnya.

Baca Juga :  Istana: Penyuntikan Vaksin Covid-19 ke Jokowi Akan Disiarkan Langsung

Ia juga meminta Pemkab Lumajang harus memiliki alat berat karena kabupaten setempat memiliki daerah yang berpotensi terjadinya bencana alam. Dengan alat berat, bisa mempermudah dalam penanganan ketika terjadi bencana sewaktu-waktu.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa guguran awan panas yang terjadi sebulan lalu sangat luar biasa. Bahkan, hingga sampai saat ini masih banyak material longsoran yang masih mengendap.

“Hal itu yang menjadi kewaspadaan. Apabila terjadi hujan deras, akan menggerus material endapan hingga menjadi longsoran lahar dingin yang membahayakan warga,” katanya.

Bupati menjelaskan situasi di puncak Gunung Semeru sedang turun hujan pada hari Senin ini. Apabila intensitas hujan tersebut besar, tidak menutup kemungkinan akan terjadi guguran awan panas lagi.

“Tumpukan material yang masih menumpuk sewaktu-waktu bisa diterjang lahar dingin. Pada saat ini hanya awan panas guguran sehingga tidak berbahaya,” ujarnya.

Bupati yang biasa dipanggil Cak Thoriq itu meminta Kemensos memfasilitasi untuk pengajuan bantuan dalam pembuatan sarana dan fasilitas pembuatan jalur guguran material erupsi Gunung Semeru.

Baca Juga :  Pembebasan Ma’rib Kian Dekat, Suku-suku Yaman Tolak Suap dari Saudi

“Ha itu sebagai antisipasi apabila terjadi hujan lahar dingin mengingat intensitas hujan di Lumajang relatif tinggi. Kami akan melakukan langkah-langkah antisipasi yang lebih kuat lagi terkait dengan kesiapsiagaan bencana Gunung Semeru,” katanya. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *