mensos-risma-temui-pengungsi-korban-tanah-longsor-di-kebumen_169.jpeg
Berita

Mensos Risma Temui Korban Tanah Longsor di Kebumen

Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung lokasi tanah longsor di Kebumen yang menyebabkan dua orang meninggal dunia dan satu masih dalam pencarian. Pada kesempatan itu, Risma menemui keluarga korban dan memberikan bantuan sekaligus menghibur anak-anak di lokasi pengungsian.

Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Kalijering, Kecamatan Padureso pada Selasa (9/2) malam mengakibatkan korban jiwa. Seperti diketahui, tiga korban yang tertimbun longsor atas nama Jemarun (48), Doniatun (46) dan Tarsinah (60) Warga RT 01/ RW 02 Dukuh Krajan, Desa Kalijering, Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen.

Dua korban atas nama Tarsinah dan Doniatun berhasil ditemukan oleh petugas gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (10/2). Satu korban atas nama Jemarun hingga kini belum berhasil ditemukan dan masih dalam pencarian petugas gabungan.

Di sela-sela kunjungannya itu, Risma mengatakan, proses penanganan bencana itu pun tidak perlu dipisahkan antara pemerintah daerah dan pusat. Pada kesempatan itu, ia juga berharap agar kejadian longsor serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Kemungkinan Arab Saudi Membuka Pintu bagi jema'ah Haji Tahun Ini

“Kita nggak usah pisah-pisah ini tugasnya daerah tugasnya provinsi, ini tugasnya pusat dan sebagainya. Tapi bahwa di sini di Kebumen ini ada korban. Jadi kenapa saya prioritaskan ke sini, saya baru nerima laporan semalam, bahwa ada korban kemudian saya ke sini,” kata Risma di sela-sela kunjungannya, Jumat (12/2/2021).

“Yang pertama nanti yang harus dilakukan untuk muspika dan kepala desa bagaimana supaya tidak terjadi lagi, supaya tidak ada korban lagi,” imbuhnya.

Mensos Risma menambahkan, bagi warga terdampak akan segera direlokasi. Pada kesempatan itu, kementerian juga memberikan bantuan bagi keluarga korban dan warga terdampak lainnya.

“Kalau memang sudah tidak memungkinkan untuk tidak ditempati ya sebaiknya direlokasi. Untuk keluarga korban tadi kita berikan santunan kemudian kita berikan sarana dan prasarana untuk meringankan, nanti untuk rumah saya akan komunikasikan lagi, kami harapkan juga ada sinergi dari kabupaten dan provinsi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Mensos Risma juga menekankan pentingnya pendampingan dampak psikologis bukan saja bagi orang tua tetapi anak-anak. Mantan Walikota Surabaya ini juga berjanji, akan menerjunkan tim psikolog khusus guna mendampingi korban tang diharapkan dapat membaur bersama anak-anak maupun korban dewasa guna membantu mengatasi trauma yang dirasakan.

Baca Juga :  Astaghfirullah! Mangkir dari Panggilan, Polda Metro Jaya Jadwalkan Ulang Haikal Hassan

“Anak-anak sampai kapanpun akan ingat kejadian itu, maka perlu diberikan pendampingan. Nanti akan didatangkan tim psikolog yang dapat membantu mengatasi trauma,” lanjutnya.

Tercatat 55 KK terdiri dari 135 warga dan mengungsi di 14 titik pengungsian, akibat bencana tanah longsor di Kebumen tersebut. Hingga saat ini, pencarian terhadap satu korban hilang yang tertimbun longsor masih dilakukan oleh petugas.[detik.com]

link sumber

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *