Rizieq.jpg

Meraza Dizalimi, Rizieq Minta Kejaksaan dan Kepolisian Bertobat Sebelum Diazab Allah

Diposting pada

Rizieq menuding kejaksaan dan polisi telah memberikan izin kepadanya untuk memicu antrean massal di Petamburan. Rizieq membandingkan penonton lain di Bandara Soekarno-Hatta saat kembali ke acara Maulid di Petamburan.

Ledakan jumlah orang yang dijemput di bandara itu karena pengumuman kepulangan saya dari Arab Saudi yang diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. Ajak massa untuk datang dan menjemput. Massa di bandara jauh lebih banyak daripada massa Maulid di Petamburan. Kalau dilihat dari jumlah massa di bandara mencapai jutaan, sedangkan massa Maulid di Patamburan hanya beberapa ribu, “ujarnya. ucap pembelaan yang diterima detikcom dari kuasa hukum Rizieq usai persidangan, Jumat (26/3/2021).

Pengacara Rizieq melaporkan, keberatan tersebut dibacakan langsung oleh Rizieq di persidangan. Namun, proses pembacaan keberatan tersebut tidak dipantau langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) atau secara virtual di channel YouTube PN Jakarta Timur.

Rizieq menuding polisi dan jaksa melakukan persekongkolan karena menyamakan undangan maulid Nabi dengan hasutan untuk melakukan tindak pidana. Ia menganggapnya sebagai bentuk logika sesat.

Baca Juga :  Edhy Prabowo Akui Sepeda Mewah yang Disita KPK Miliknya

“Di sinilah polisi dan Kejaksaan Agung mencapai konsensus nakal dengan menyamakan undangan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan hasutan untuk melakukan tindak pidana. Logika berpikir bahwa polisi dan kejaksaan menyamakan undangan maulid Nabi Muhammad SAW dengan hasutan untuk melakukan tindak pidana adalah logika yang menyesatkan dan menyesatkan, ”kata Rizieq.

“Komite Maulid dan saya mengundang orang untuk datang dan memuliakan Nabi Muhammad dan meniru dia, bukan menghasut orang untuk melakukan kejahatan. Jika ajakan Maulid difitnah oleh polisi dan kejaksaan sebagai hasutan untuk melakukan tindak pidana, maka saya khawatir di kemudian hari azan merujuk ke masjid dan ajakan untuk beribadah serta mensyaratkan klenteng difitnah karena menghasut. Kepada mafia. . , jadi ini akan menjadi kriminalisasi agama, ”ujarnya.

Usai melayangkan tuduhan, Rizieq mendesak polisi dan pengacaranya untuk bertaubat. Dia mengatakan hasutan untuk melakukan kejahatan dalam kasusnya merupakan fitnah.

Demi Allah, saya bersumpah bahwa hanya orang-orang yang tidak beragama atau anti-agama yang memfitnah ajakan beribadah sebagai hasutan untuk berbuat jahat. Oleh karena itu, melalui proses ini, saya menghimbau kepada polisi dan jaksa untuk segera bertaubat kepada Allah SWT sebelum dihukum oleh Allah. SWT, “katanya.

Baca Juga :  Gedung Putih Pastikan Biden Tak akan Diam Soal HAM di Arab Saudi

Habib Rizieq diketahui dituding menghasut massa di Petamburan. Atas perbuatannya itu, Rizieq didakwa dengan pasal ganda.

Berikut artikel yang menjebak Habib Rizieq dalam persidangan kasus penghasutan di Petamburan:
1. Pasal 160 KUHP juncto Pasal 93 UU Karantina Kesehatan Republik Indonesia (UU RI) 2018 nomor 6 juncto Pasal 55 ayat (1) 1 KUHP, atau;
2. Pasal 216 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP, atau;
3. Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan juncto Pasal 55 ayat 1 1 KUHP, atau;
4. Pasal 14 ayat (1) UU RI No. 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular sesuai dengan Pasal 55 ayat (1) 1 KUHP, dan
5. Pasal 82A ayat (1) jo 59 ayat (3) huruf c dan d undang-undang nomor 16 tahun 2017 terkait dengan penetapan peraturan pemerintah sebagai pengganti undang-undang nomor 2 tahun 2017 terkait dengan perubahan atas undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan dalam undang-undang juncto Pasal 55 ayat (1) 1 KUHP juncto Pasal 10 huruf b KUHP juncto Pasal 35 ayat (1) KUHP.

Baca Juga :  [Berita Gambar] Israel Menangkap Pemimpin Hamas di Tepi Barat

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *