Moskow-Kritik-PBB-yang-Politisasi-HAM-di-Iran.jpg

Moskow Kritik PBB yang Politisasi HAM di Iran

Diposting pada

Tehran, LiputanIslam, .com-Rusia pada Selasa (9/3) mengkritik tren politik Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menyikapi masalah hak asasi manusia di Iran.

Perwakilan Rusia dari sebuah organisasi internasional di Jenewa mentweet: “Sangat disayangkan bahwa negosiasi panjang untuk mempromosikan dan membela hak asasi manusia di Iran telah dilakukan secara politis dan digunakan secara eksklusif untuk tujuan geopolitik.”

Reporter khusus PBB pada sesi Dewan Hak Asasi Manusia mengungkapkan keprihatinan atas klaim “suasana sipil yang terbatas” di Iran.

Dalam persidangan, Jerman juga menyatakan bahwa situasi hak asasi manusia di Iran mengkhawatirkan. Jerman prihatin tentang situasi agama minoritas di negara bagian Mullah.

Namun, klaim Jerman ini dibantah oleh salah satu pemimpin komunitas Yahudi di Iran. Dalam seminar online di Peshiva University di New York yang juga dihadiri oleh rabi lainnya, Arash Abaei berbicara tentang kondisi komunitas Yahudi di Iran.

Abaei mengatakan bahwa bertentangan dengan citra kebanyakan orang, orang Yahudi yang tinggal di Iran saat ini dapat melakukan ibadah lebih bebas daripada sebelum revolusi Islam.

Baca Juga :  Habib Rizieq Larang Umumkan Hasil Tes Swab, Satgas: Kami Hanya Ingin Mendata!

“Republik Islam memiliki komitmen yang dalam terhadap aturan agama, sehingga memperlakukan warganya dengan lebih baik, termasuk Kristen dan Yahudi,” kata Abaei. (af / alalam)

Baca juga:

Menteri pertahanan Israel mengatakan pasukan Zionis berperang melawan Iran

Iran mengklaim bahwa Paus Francis dapat mengunjungi Irak berkat pengorbanan Jenderal Soleimani

Moskow mengkritik PBB karena mempolitisasi hak asasi manusia di Iran

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *