d760eadc-601d-426c-8192-dad3e4ed9094_169.jpeg

Mudik Lebaran Boleh Lagi, tapi Syaratnya Ketat Nih

Diposting pada

Pemerintah tidak bisa melarang orang kembali ke Idul Fitri tahun ini. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan ada protokol kesehatan ketat yang disusun pihaknya dan Satgas COVID-19.

Meski begitu, Budi Karya mengungkapkan akan ada pengetatan persyaratan mudik yang akan diberlakukan. Salah satunya pemantauan, yaitu pemantauan virus COVID-19.

Adapun untuk mudik 2021 pada prinsipnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak akan melarangnya. Kami akan berkoordinasi dengan Satgas agar mekanisme mudik diatur seiring dengan pengetatan dan akan kami pantau bagi yang mau. jalan-jalan, ”kata Budi Karya dalam paparannya saat rapat kerja dengan Komisi V. DPR RI, Selasa (16/3/2021).

Dalam keterangan persnya, dia menjelaskan saat ini sedang berkonsultasi dengan pihak terkait untuk memperketat regulasi perjalanan. Misalnya memperpendek umur simpan alat skrining COVID-19 seperti GeNose, rapid antigen test, atau PCR swab test.

Penerapan protokol kesehatan lainnya juga akan diperkuat. Mulai kenakan masker, jaga jarak, desinfeksi infrastruktur dan fasilitas, terapkan pembatasan penumpang, dan tetapkan jam layanan.

Baca Juga :  Mendag Lutfi: Saya Jamin Tak Ada Impor Beras Saat Panen Raya

Ia juga mengatakan Kementerian Perhubungan sebenarnya tidak memiliki kewenangan untuk mengizinkan atau melarang orang kembali ke Lebaran. Keputusan akan ditentukan oleh Satgas COVID-19 setelah dilakukan koordinasi antara kementerian dan lembaga (K / L).

Baik pulang, pelarangan atau pelarangan itu bukan kewenangan Kementerian Perhubungan. Nanti akan kita diskusikan dengan Kementerian / Lembaga terkait dan tentunya akan kita diskusikan dengan pihak terkait, ”kata Budi Karya dalam sesi tanya jawab di antara Acara: rapat kerja dengan Komisi V DPR.

“Satgas sebagai koordinator akan memberikan arahan,” ujarnya.[detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *