FB_IMG_1610375166053.jpg

Munarman Merengek Saat Rekeningnya Dibekukan

Diposting pada

Munarman Merengek Saat Rekeningnya Dibekukan

Munarman merengek saat rekeningnya dibekukan dengan alasan itu merupakan dana untuk membeli obat ibunya yang sakit.

Kasihan ya?

Tetapi sebagai orang yang tumbuh di Jakarta saya hafal betul jurus mahluk +62 umumnya dan +62021 khususnya, kalau butuh dana ya alasannya untuk biaya berobat.

Aneh juga karena kabarnya Ibu Munarman itu pensiunan dosen, pastinya punya rekening pribadi juga peserta BPJS kesehatan. Apa si Muna mau mitnah kalau sang Ibu nunggak BPJS?

Wajar sih pemerintah membekukan rekeninya. Lha wong transaksi di dalamnya terkait dengan FPI broker jual beli mayat-ayat. Semakin banyak masyarakat menjadi korban, semakin deras duit bermuara di rekeningnya.

Sedang dari dulu hingga FPI almarhum, belum pernah menelurkan manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa. Paling banter jadi penyanyi di mobil komando saat demo atau mati sangit.

Dengan diblokirya rekening si Muna artinya tidak bisa menikmati kiriman para bohir. Sedang bohir baru pasti ogah lha wong PT Dodolan Agamanya sudah bangkrut.

Baca Juga :  Alhamdulilah! MUI DKI Dukung Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Agar Jakarta Kondusif

Semoga Muna memaafkan mesin ATM bank yang dengan segala kerendahan hati akan meminta maaf,” Maaf transaksi anda tidak dapat diproses……”

Dan jejak digital membuktikan ternyata agen Jerman memang ada dari dulu (Cek Bapak bertopi bersyal kain sarung)…qiqiqi

Sumber: FB Lutfi Bakhtiyar

(Warta Batavia)

Munarman Merengek Saat Rekeningnya Dibekukan

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *