Nabi Muhammad Manusia Paling Istimewa di Muka Bumi

Nabi-Muhammad-Manusia-Paling-Istimewa-di-Muka-Bumi.jpg
Views: 901
Read Time:5 Minute, 7 Second

Nabi Muhammad Manusia Paling Istimewa di Muka Bumi

63 Views


Read Time:4 Minute, 58 Second

Mengenal Nabi Muhammad, Manusia Paling Istimewa di Muka Bumi Semenjak Nabi Adam sampai Hari Kiamat

Ada beberapa Keistimewaan Nabi Muhammad yang tidak dipunyai manusia di alam raya ini. Sosok Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam (SAW) amat pantas diagungkan sebab mempunyai keistimewaan yang tidak dipunyai manusia lainnya. Nabi Muhammad ialah manusia yang tidak seperti manusia biasa pada umumnya.

Walaupun beliau seorang manusia, tetapi Nabi Muhammad SAW sudah diberi karunia Allah Ta’ala dengan akhlak terpuji dan sifat-sifat yang mulia.

Keistmewaan ini jadi tanda bahwa beliau ialah orang terpilih. Sebab itu ulama sering menyebut Nabi Muhammad SAW dengan sebutan “Basyarun Laa Kal-Basyar” (manusia yang bukan seperti manusia). Allah memberikannya mukjizat dan tanda kebesaran-Nya untuk selaku bukti kenabian Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Baca juga : Mahfud MD : Haram Tiru Sistem Pemerintahan Nabi Muhammad Saw

Semenjak beliau lahir tanpa aib dan telah dikhitan sampai dapat berkomukasi dengan Malaikat. Manusia tidak dituntut untuk dapat seperti beliau, tetapi diperintahkan untuk meneladani akhlak dan ikut ajaran dan sunnah-sunnah beliau. Inilah bentuk keadilan Allah Ta’ala.

Nabi Muhammad Manusia Paling Istimewa di Muka Bumi

Dalam Buku “Manusia Yang Tidak Seperti Manusia”, Ustaz Ahmad Zarkasih Lc (pengajar rumah Fiqih Indonesia) menyampaikan beberapa keistimewaan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Baca juga : Kenapa Sistem Pemerintahan Nabi Muhammad Haram Ditiru Ummatnya?

Berikut ini ialah sebagian keistimewaan Nabi Muhammad saw:

  1. Keringat Nabi Muhammad Jadi Minyak Wangi.
    Dalam hadis yang diceritakan oleh Sayyidina Anas bin Malik RA dan ini direcord oleh Imam Muslim dalam kitab Shahihnya, beliau bercerita soal ibunya yang menjadikan keringat Rasulullah Sawselaku minyak wangi. Dari Anas bin Malik RA, beliau menjelaskan: “Rasulullah Sawmasuk ke rumah kami dan beliau qailulah (tidur siang) di tempat kami. Waktu tidur itu, Nabi berkeringat, lalu ibuku Hadir membawa botol, dan keringat Rasulullah Sawditampung ke dalam botol itu. Lalu saat Rasulullah Sawbangun dari tidurnya, beliau menanyakan ke ibuku: “Wahai Ummu Sulaim, apa yang tengah engkau perbuat?”, Ummu Sulaim menjelaskan: “Ini keringatmu, wahai Rasulullah, saya jadikan minyak wangi. Dan ini ialah minyak wangi yang paling wangi”. (HR Muslim)
  2. Ludah Nabi Muhammad Jadi Obat.
    Direcord oleh banyak perawi hadis, Sahabat Thalq bin ‘Ali mengklaim pernah digigit oleh kalajengking di kakinya, lalu Rasulullah Sawmeludahi kakinya pada bagian yang digigit itu dan mengusapnya. Tiba-tiba hilang sakit dan berhenti darahnya keluar. Thalq bin Ali menjelaskan: “Saya digigit oleh kalajengking saat saya di dekat Rasulullah Sawlalu beliau meludahi kaki dan mengusapnya”. (HR Ahmad, dan Ibn Hibban)
  3. Tidak Mempunyai Bayangan.
    As-Sayyid Muhammad bin ‘Alawi bin ‘Abbas al-Maliki, ulama kenamaan Makkah al-Mukarramah, dalam Kitabnya “Mafahim Yajib an Tushahah” menyebutkan beberapa kekhususan yang dipunyai oleh Nabi SAW, di antaranya ialah bahwa Nabi Saw tidak mempunyai bayangan. Sebab sungguh beliau SAW ialah cayaha, dan cahaya tidak pernah memilki bayangan. Nabi tidak mempunyai bayangan, dan tidak juga saat ada sinar matahari. Tidak adanya bayangan Nabi dikarenakan bahwa beliau ialah cahaya, bukan karangan semata. Ini Disokong oleh doa Rasulullah Sawyang meminta ke Allah untuk dijadikan selaku cahaya. Ini disebutkan oleh Imam Muslim dalam Kitab hadis yang menerangkan soal bacaan Nabi dalam doa di sujudnya: “Ya Allah jadikanlah di dalam hatiku cahaya, di pendengaranku cahaya, dalam penglihatanku cahaya, di sebelah kananku cahaya, sebelah kiriku juga cahaya di depanku cahaya, dan di belakangku cahaya, serta di atasku cahaya, juga di bawahku cahaya dan jadikanlah untukku cahaya”. Atau (riwayat lain) jadikanlah saya cahaya. (HR Muslim)
  4. Tidurnya Cuma Tidur Mata.
    Suatu waktu Rasulullah Sawpernah ditanya oleh istrinya Sayyidah ‘Aisyah RA soal tidurnya selepas salat witir. ‘Aisyah menanyakan ke Nabi SAW: “Wahai Rasulullah apakah engkau tidur sesudah salat witir?”. Beliau SAW menjawab: “Betul, Aisyah. Sesunguhnya mataku tertidur akan tetapi hatiku tidak pernah tidur”. (HR Malik)
READ  Mereka Terus Bermimpi Indonesia Jadi Negara Khilafah

Ini sejalan dengan apa yang disebutkan oleh beliau sendiri bahwa para Nabi Allah tidaklah tidur kecuali cuma mata mereka saja yang terpejam. Adapun hati mereka tidak pernah tidur dari berdzikir ke Allah Ta’ala. “Dan begitu juga, para Nabi Allah tidur cuma matanya saja sedangkan hatinya tidak pernah tidur”. (HR Al-Bukhari)

Baca juga : Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki dan Cerita Kematian yang Indah

  1. Tidak Pernah Menguap.
    Dalam Kitab al-Khashaish al-Kubra, Imam As-Suyuthi menyebutkan riwayat soal Rasulullah Sawyang sejauh hayat tidak pernah menguap. Di-takhrij oleh Imam Al-Bukhari dalam Kitabnya al-Tarikh dan juga Ibn Abi Syaibah dalam mushannaf-nya, dan dari Ibn Sa’d dari Yazid bin al-Ashamm, beliau berkata bahwa Rasulullah Sawtidak pernah menguap sama sekali.
  2. Dapat Menyaksikan dari Balik Badan.
    Dalam riwayat Imam Muslim, selepas salat berjamaah, Rasulullah Sawmenyampaikan ke para sahabat bahwa beliau dapat menyaksikan apa yang terjadi di belakang beiau sejauh salat. “Wahai manusia, saya ialah imam Anda semua, maka janganlah Anda semua mendahuluiku ruku’, juga jangan mendahuluiku sujud, dan jangan juga berdiri serta menuntaskan salat, sesungguhnya saya dapat menyaksikan Anda semua dari depan ku dan juga dari belakangku”. (HR Muslim)
  3. Menyaksikan dan Menguping Ringkihan Langit.
    Dalam riwayat Imam at-Tirmidzi dari sahabat Abu Dzar RA, Rasulullah Sawbersabda: “Sesungguhnya saya menyaksikan apa yang Anda semua tidak lihat, dan saya menguping apa yang Anda semua tidak dengar; ringkihan langit. Dan sungguh pantas langit bersuara ringkih sebab di tiap-tiap jarak 4 jari di langit ada Malaikat yang menaruh keningnya untuk sujud ke Allah. Untuk Allah, seandainya Anda semua mengetahui apa yang saya ketahui, Anda semua akan sedikit tertawa dan banyakmenangis”. (HR Tirmidzi)
  4. Tidak Pernah Ihtilam (Mimpi Basah).
    Ihtilam ialah keluarnya air mani sebab karena mimpi atau fantasi. Orang kebanyakan Indonesia menyebut ihtilam dengan sebutan mimpi basah. Dan itu tidak pernah terjadi pada diri Nabi Muhammad SAW. Dalam kitab hadits Al-Mu’jam al-Kabir, Imam at-Thabrani mengeluarkan sebuah riwayat dari Sayyidina Ibn ‘Abbas: “Bahwasanya Rasulullah Sawtidak pernah ber-ihtilam”. (HR at-Thabrani).
READ  Nikahi Janda dan True Story Curhat kyai Thoriqoh - Warta Batavia

Inilah sebagian kecil dari keistimewaan yang dipunyai Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam. Ini Adalah bukti kenabian dan juga mukjizat dari Allah Ta’ala. Artinya bahwa Nabi Muhammad SAW ialah manusia sebagaimana umatnya, akan tetapi Allah menjadikan beliau selaku manusia yang tidak seperti manusia pada umumnya.

Baca juga : Nabi Saw sang Maha Cinta Insani

Semoga shalawat dan salam selalu tercurah ke baginda Nabi Muhammad dan Famili beliau serta orang yang ikut beliau.

Nabi Muhammad Manusia Paling Istimewa di Muka Bumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *