e28e7d2d-24ea-41af-8769-6da92bee1e38_169.jpeg

Nadiem Ungkap Seleksi PPPK Guru Honorer Digelar Mulai Agustus 2021

Diposting pada

Pemerintah saat ini sedang mempersiapkan pendaftaran pegawai kontrak kerja (PPPK) untuk guru honorer. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungkapkan, seleksi PPPK untuk guru honorer akan berlangsung mulai Agustus 2021.

Ujian seleksi dijadwalkan pada Agustus 2021, kata Nadiem, dalam rapat gabungan dengan Komisi X DPR, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Nadiem mengatakan akan ada 3 jalur seleksi PPPK untuk guru honorer. Seleksi berlangsung pada bulan Agustus, Oktober dan Desember.

“Nanti akan ada 3 ujian seleksi. Ini tahun pertama dan dari tahun kedua kita akan melanjutkan ujian seleksi juga.“ Setelah itu akan ada 3 ujian, satu pada bulan Agustus, Oktober dan Desember, ”ujarnya.

Nadiem menjelaskan, saat ini pemerintah sedang melakukan sinkronisasi dan validasi pelatihan PPPK dengan BKN dan pihak terkait. Hal itu, kata Nadiem, sudah dilakukan dalam dua bulan terakhir.

“Memang pada Maret ini sasarannya adalah pelatihan terakhir BPR Kementerian Pertanian dan sinkronisasi pelatihan oleh BKN, serta validasi oleh pemerintah daerah dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai peraturan perundang-undangan. Baca.” Pelatihan ini hanya bisa diberikan oleh daerah, ini yang sudah kita lakukan beberapa bulan terakhir ini, ”ujarnya.

Baca Juga :  AS Tawarkan Miliaran Dolar untuk Normalisasi Hubungan dengan Israel, Ini Kata Kemlu RI

Selain itu, Nadiem juga menjelaskan bahwa dirinya banyak melakukan kunjungan kerja ke daerah untuk mendengarkan berbagai masukan dari para guru daerah. Ia mencontohkan, sosialisasi terkait PPPK bagi guru honorer juga sudah banyak dilakukan.

“Makanya saya mohon maaf semaksimal mungkin untuk sosialisasi, baik dari pemerintah daerah maupun kepala dinas, sekalipun itu menyangkut KCC. Jadi jadwalnya sangat padat,” ujarnya.

Menurut Nadiem, masih banyak daerah yang belum mempresentasikan pelatihan yang direncanakan. Ia mengatakan, masih ada 58 daerah yang belum menyampaikan pelatihan PPPK untuk guru honorer.

“Sebanyak 166 daerah menyampaikan pelatihan kurang dari 50 persen dari total pelatihan yang menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan masih dibutuhkan. 58 daerah tidak memberikan pelatihan, 29 di antaranya di Papua dan Papua Barat. Ini masalah yang sedang kami tangani, “katanya.

Sebelumnya, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mengumumkan akan segera membuka pendaftaran PPPK untuk guru honorer. Hal tersebut terlihat di Instagram resminya, Rabu (17/2).

Berdasarkan informasi tersebut, SPP PPPK untuk guru honorer mencapai 1 juta orang. Komitmen ini juga dilakukan untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi guru honorer.

Baca Juga :  Sayid Nasrallah: Di Tengah Blokade, Iran Justru Bangkit sebagai Kekuatan Besar

“Tahun ini pemerintah membuka rekrutmen PPPK. Kuotanya juga mencapai satu guru. Dengan menjadi PPPK, guru honorer akan mendapat perlindungan kerja dan kesejahteraan yang lebih besar,” bunyi informasi tersebut. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *