NU Kudus Siap Berdayakan Nahdliyin Melalui Lembaga Sosial Mabarrot – Aspiratif News

Views: 10
Read Time:2 Minute, 5 Second

NU Kudus Siap Berdayakan Nahdliyin Melalui Lembaga Sosial Mabarrot – Aspiratif News

Kudus, Aspiratif News

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kudus siap memperkuat pemberdayaan Nahdliyin (sebutan warga NU). Penguatan tersebut Dilakukan melalui Lembaga Sosial Mabarrot Kudus (LSMK).


Hal tersebut dikatakan H Abdurrahman Mas’ud selaku inisiator LSMK waktu berbicara pada halaqah virtual generasi muda Nahdlatul Ulama bertema ‘Reinventing Model Pemberdayaan Ummat Warisan para kiai’, Ahad (21/6).


Mas’ud menerangkan, LSMK sanggup jadi bagian faktor pemersatu bermacam elemen masarakat. “LSMK jadi uniting factor. Dakwah di lembaga tersebut dapat mempersatukan para kyai, perguruan tinggi, aghniya, petani, dengan bermacam elemen lain,” katanya.


Menurut Guru Besar UIN Walisongo Semarang ini, dakwah melalui LSMK Ialah wujud konkret bahwa af’al (perbuatan) lebih kuat dari aqwal (perkataan).


“Melakukan kegiatan-kegiatan nyata itu dapat dinikmati masarakat, tidak cuma sekedar berbicara saja. Lembaga ini bergerak untuk bagaimana warga Kudus dapat mandiri,” terang Doktor jebolan UCLA Amerika Serikat ini.

READ  Perang Simetris Berhadiah Hagia Sophia - Aspiratif News


Dalam Kesempatan yang sama, Wakil Rais Syuriyah PCNU Kudus KH Ma’shum AK mengungkapkan, ada hal yang mesti diingat oleh warga Kudus untuk jadi pedoman dalam melakukan bermacam pergerakan.


“Kita punya Sunan Kudus, Sunan Muria, KH Raden Asnawi, KH Raden Hambali, yang mesti kita ingat jasa-jasanya dalam menyebarkan Islam dan juga Nahdlatul Ulama,” ungkapnya waktu memberikan sambutan.

Pemberdayaan perempuan

Hal senada juga diungkapkan oleh Hj Nur Aini yang jadi bagian narasumber. Ia menerangkan, pemberdayaan perempuan masih tetap terjaga sampai waktu ini.


“Pemberdayaan perempuan waktu ini berupa produk UMKM, yang dulunya ada usaha membikin kacang goreng, sekarang sudah merambah pada makanan lain yang bermacam-macam, seperti roti, rendang, teri balado, dan lain-lain,” jelasnya.


Ia menambahkan, sistem yang Dilakukan ialah dengan memberikan sokongan pinjaman sebesar 1 juta rupiah, yang dapat diangsur 10 kali. Jikalau dinilai jujur, maka di tahun setelahnya dapat mengusulkan pinjaman lagi sebesar 2 juta rupiah. Kecuali itu, juga dibantu oleh lembaga dalam menjual produknya.

READ  Prihatin Stok Menipis, Ansor dan Banser di Bojonegoro Gelar Donor Darah - Aspiratif News


Kecuali itu, menurut Hj Aini, waktu ini pemberdayaan perempuan di Kudus makin kuat. Sembilan kecamatan yang ada di Kudus dapat dibantu dengan pemberian wajan, irisan kerupuk, dan masih banyak lainnya.


Ia bersyukur, ide LSMK dapat membantu memberdayakan perempuan di kota kretek ini. Ia juga berpesan, jikalau ada kemauan kuat dan Persahabatan, mesti kita gunakan. “Asal jujur, maka dapat dipertahankan,” pungkasnya.


Kontributor: Afina Izzati

Editor: Musthofa Asrori

NU Kudus Siap Berdayakan Nahdliyin Melalui Lembaga Sosial Mabarrot – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *