Juli 9, 2020

ASPIRATIF

Aspiratif Situs Web Berbagi Aspirasi dan Berita Indonesia Terkini, Update Setiap Hari ….

NU Pontianak Minta Gratiskan Ongkos Rapid Test bagi Santri – Aspiratif News

7 Views
Read Time:2 Minute, 10 Second

NU Pontianak Minta Gratiskan Ongkos Rapid Test bagi Santri – Aspiratif News

Pontianak, Aspiratif News

Bermacam kalangan wajib memberikan perhatian untuk akan diberlakukannya new normal atau tatanan normal baru. Termasuk bagaimana dalam Pelaksanaan di pesantren. Yang hendaknya memperoleh perhatian di antaranya ongkos rapid test sebagai skrining awal untuk mengetahui adanya virus Corona di dalam tubuh.

 

Karenanya, Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama (PCNU) Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) terlibat pada rapat yang dihelat pemerintah kota setempat bareng organisasi keagamaan lain. Rapat Ditunaikan di kantor Wali Kota Pontianak pada Rabu (3/6).

 

Ahmad Faruki selaku Ketua PCNU Kota Pontianak menerangkan bahwa keadaan pandemi sudah mulai membaik. Hal tersebut tentu saja berkat sokongan bermacam kalangan.

 

“Wabah virus Corona ini Ialah suatu hikmah dari sebuah kejadian, di mana masarakat dianjurkan hidup bersih dengan mentaati protokol kesehatan,” katanya. 

 

Pola menjaga hidup sehat selama ini ditunjukkan dengan selalu mencuci tangan baik waktu masuk maupun keluar rumah. Seperti ini pula waktu ke pasar, bahkan waktu beribadah di masjid maupun mushala.

 

“Protokol kebersihan untuk menangkal penyebaran virus Corona tersebut saya lihat sudah dipatuhi oleh nyaris semua masarakat,” ungkapnya. Seperti ini pula kebanyakan tempat umum sudah memfasilitasi air dan sabun cuci tangan. Termasuk pemanfaatan masker masker waktu keluar rumah dan tetap menjaga jarak untuk menghindari penularan Covid-19, lanjutnya. 

 

Dalam pandangan Ahmad Faruki, hal tersebut Ialah langkah baik untuk siap berhadapan dengan new normal di Pontianak. Seperti ini juga berharap hikmah dari Covid akan membawa kebaikan bagi semua.

 

Pada rapat tersebut ada beberapa hal yang dibicarakan di antaranya menyokong edaran Kementerian Agama nomor 15 tahun 2020 soal panduan penyelenggaraan aktifitas keagamaan di rumah ibadah di masa new normal pandemi ini.

 

“Seterusnya kami mengusulkan agar ongkos rapid test bagi santri yang akan pulang ke pondok pesantren dapat dibebaskan, mengingat kondisi wali santri waktu ini rata-rata mengalami kerepotan ekonomi,” paparnya.

 

PCNU Kota Pontianak juga memohon pada pemerintah untuk dapat mengendalikan harga tiket pesawat dan kapal laut. Hal tersebut mengingat hitungan total santri yang akan balik ke pesantren jumlahnya ribuan. Mereka berasal dari bermacam pondok di Jawa.

 

“keinginan kami semua santri masih dapat meneruskan pendidikannya di pondok pesantren sekalipun dalam kondisi kerepotan ekonomi waktu ini,” harapnya. 

 

Tetapi menurut Faruki, santri yang akan kembali ke pesantren hendaknya selalu memperhatikan keputusan taktik pemerintah hubungan dengan aman tidaknya wilayah atau kota target khususnya wilayah yang masuk zona merah.

 

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Mulyadi, perwakilan dinas kesehatan, MUI, Pengurus Cabang Muhammadiyah. Tidak ketinggalan Forum Kerukunan Ummat Beragama Kalimantan Barat ialah perwakilan semua agama baik Islam, Hindu, Budha, Konghucu dan Kristen.

 

Kontributor: Maulida

Editor: Ibnu Nawawi

 

NU Pontianak Minta Gratiskan Ongkos Rapid Test bagi Santri – Aspiratif News

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %