Juli 14, 2020

ASPIRATIF

Aspiratif Situs Web Berbagi Aspirasi dan Berita Indonesia Terkini, Update Setiap Hari ….

Open House Diganti Ungkapan Lewat Medsos – Aspiratif News

9 Views
Read Time:2 Minute, 1 Second

Open House Diganti Ungkapan Lewat Medsos – Aspiratif News

Jember, Aspiratif News

Untung ada media sosial (medsos). Jika tiada medsos, mungkin Lebaran kali ini sungguh-sungguh sunyi, cuma berdiam diri di rumah menahan rindu untuk berjumpa sanak famili, dan tidak ada ucapan selamat hari Idul Fitri berseliweran di udara. Namun karena ada medsos, suasana Lebaran masih ramai. Kerinduan pada sahabat dan sanak famili masih dapat sedikit terobati dengan berkirim pesan, foto dan sebagainya lewat medsos.


“Itulah bagian manfaat dari keberadaan medsos,” ucap Rektor IAIN Jember, H Babun Suharto ke Aspiratif News di kediamannya, Perumahan Surya Milenia, Jember, Jawa Timur, Senin (25/5).


Menurut H Babun, open house dan tradisi silaturrahim waktu Lebaran sudah menyatu di tengah-tengah  penduduk. Tapi karena protokol kesehatan menganjurkan physical distancing, maka tradisi silaturrahim dapat ganti dengan ‘ucapan selamat’ lewat medsos.  Dikatakannya, waktu silaturrahim fisik terhalang, maka medsos jadi saluran alternatif agar tradisi tersebut tidak tersumbat.


“Ucapan dan permintaan saling memaafkan dapat lewat WA, IG, Facebook dan sebagainya,” ungkapnya.


A’wan Syuriyah PWNU Jawa Timur itu menambahkan, setahun yang lalu waktu Lebaran 1440 H., pernah muncul kekuatiran ke lunturnya tradisi saling mengunjungi di tengah-tengah penduduk. Sebab, katanya, ada kecenderungan penduduk, khususnya anak muda cuma bersilaturrahim lewat gawai. Namun kenyataannya, waktu ini silaturrahim via gawai, malah dianjurkan akibat dampak Covid-19.


“Mudah-mudahan ini terjadi cuma sekarang ini karena ada Covid-19. Selanjutnya diinginkan (sesudah Covid-19 habis), tradisi saling mengujungi digalakkan lagi karena bagaimanapun itu lebih mantap dan lebih mengena,”  urainya.


Di tempat terpisah, Ketua Pimpinan Cabang ISNU Jember, H Hobri Aliwafa Menegaskan, fungsi medsos dan kecanggihan teknologi informasi waktu ini sungguh-sungguh terasa. Tidak cuma sebatas WA-an, tapi gawai juga berguna untuk acara-acara ilmiah, rapat dan sebagainya yang digelar secara jarak jauh untuk menjaga physical distancing.


“Jadi waktu ada hambatan di 1 sisi, maka ada jalan keluar di sisi  lain. Berjumpa orang ‘tidak boleh’ maka kita dapat berinteraksi, bahkan menggelar acara dengan mempergunakan Fasilitas (aplikasi) ada,” jelasnya.


Guru besar Pascasarjana pendidikan matematika Universitas Jember itu Mempublikasikan menyokong penduduk untuk bersilaturrahim via gawai, dan sejenisya dalam kondisi seperti ini. menurutnya,  untuk mengerem laju penyebaran Covid-19 butuh kerja sama dan keterlibatan semua pihak, termasuk penduduk umum.


“Pemerintah punya tugas, penduduk juga punya tugas, yaitu disiplin, mentaati protokol kesehatan, dan sebagainya,” pungkasnya.


Pewarta: Aryudi AR

Editor: Ibnu Nawawi

Open House Diganti Ungkapan Lewat Medsos – Aspiratif News

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %