Oxfam: Kelaparan Merenggut Lebih Banyak Nyawa Dibandingkan Korban Covid-19 – Aspiratif News

Oxfam: Kelaparan Merenggut Lebih Banyak Nyawa Dibandingkan Korban Covid-19 - Warta Batavia
Views: 1250
Read Time:1 Minute, 30 Second

Oxfam: Kelaparan Merenggut Lebih Banyak Nyawa Dibandingkan Korban Covid-19 – Aspiratif News

Sumber: law-justice.co

Aspiratif News— Oxfam, organisasi internasional yang fokus untuk mengurangi kemiskinan di dunia, Memperingatkan bahwa angka kematian yang dikarenakan oleh kelaparan waktu pandemi Covid-19 dapat lebih tinggi dibandingkan kematian akibat terinfeksi virus corona sendiri.

Oxfam menyebut, tiap-tiap tahunnya jutaan orang hidup dalam kelaparan. Pada 2019, sebanyak 821 juta orang diperkirakan tidak mempunyai cadangan pangan yang cukup dan 149 juta di antaranya Ada di tingkat krisis kelaparan atau lebih buruk.

Kondisi tersebut diperburuk dengan adanya pandemi virus corona. Kematian akibat kelaparan diperkirakan mencapai 12 ribu orang per hari pada akhir 2020. Adapun, menurut catatan Johns Hopkins University, angka kematian tertinggi akibat Covid-19 sebanyak 8.890 orang pada 17 April lalu.

Baca: Atasi Ongkos Penanganan Covid-19, Pemerintah dan BI Sepakati Skema Burden Sharing

“Jika kita tidak bertindak sekarang, sebanyak 12 ribu orang per hari dapat mati akibat kelaparan,” tulis Oxfam, dikutip pada Selasa (14/7).

Oxfam mengidentifikasi 10 negara dengan krisis kelaparan terparah di dunia dan memburuk akibat pandemi, ialah Yaman, Kongo, Afghanistan, Venezuela, Sahel di Afrika, Ethiopia, Sudan, Sudan Selatan, Suriah, dan Haiti. Negara-negara ini menyumbang 65 % orang yang berhadapan dengan kelaparan tingkat krisis secara global.

Kecuali itu, negara-negara berpenghasilan menengah, seperti India, Afrika Selatan, dan Brazil, tercatat mengalami peningkatan tingkat kelaparan. Jutaan orang mengalami Pergantian hidup drastic akibat dampak sosial dan ekonomi dari pandemi. (sh/Oxfam/cnnindonesia/tribunnews)

 

 


Oxfam: Kelaparan Merenggut Lebih Banyak Nyawa Dibandingkan Korban Covid-19 – Aspiratif News

READ  Hitungan total Stunting, Sumsel Target Turun Jadi 14 % - Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *