Pandemi Corona, Tuhan Tekan ‘Pause’ Aktivitas Kehidupan Manusia – Aspiratif News

Views: 12
Read Time:2 Minute, 0 Second

Pandemi Corona, Tuhan Tekan ‘Pause’ Aktivitas Kehidupan Manusia – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

Pandemi virus Corona (Covid-19) membikin bermacam aktivitas penduduk berhenti dalam beberapa waktu, mengingat adanya larangan berkerumun dan anjuran untuk melakukan segala aktifitas di  rumah saja. Cendekiawan Muslim Haidar Bagir menyebut bahwa wabah seperti ini seakan Tuhan tengah menekan tombol ‘pause’.


“Seakan Tuhan tengah memencet tombol pause dalam kehidupan kita,” kata Haidar dalam Dialog dan Bedah Buku ‘Agama di Tengah Musibah: Perspektif Spiritual’ yang ia tulis. Acara yang digelar di Hotel A-One Jl KH Wahid Hasyim Jakarta ini diinisiasi Puslitbang Bimas Agama dan Servis Keagamaan (BALK) Balitbang Diklat Kemenag RI, Selasa (23/6).


Lebih detail, ia mengungkapkan bahwa penyetopan Tuhan atas segala aktivitas kehidupan ini memberi ruang dan waktu ke manusia untuk berpikir dan mengevaluasi dirinya dalam menjalani kehidupan di dunia ini.


Senada dengan Haidar, Franz Magnis Suseno menyebut pandemi seperti waktu ini Ialah disrupsi, ialah menghentikan langkah manusia untuk mencapai tujuannya secara Mendadak. Walaupun sedemikian, menurut dia, kita wajib meyakini bahwa kita tetap Ada dalam lindungan Tuhan.

READ  Deteksi Lebih Dini, Rapid Test Massal Digelar - Aspiratif News


“Bagi saya, ada sesuatu yang amat membantu, yaitu ada disrupsi. Tetapi, kita tetap di tangan Tuhan. Disrupsi dalam hidup kita tidak artinya di tangan Tuhan ada disrupsi. Kita tidak mengerti planning Tuhan,” ujar Guru Besar Filsafat Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta itu.


Sebab, lanjut dia, Tuhan tidak akan melupakan manusia dan tidak menyingkirkan mereka. Andaikata semua orang meninggalkan kita, katanya, Tuhan tidak meninggalkan kita. “Kita tidak ditinggal oleh Tuhan,” tandasnya.


Melengkapi keduanya, Menteri Agama Kabinet Kerja (2014-2019) Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa pandemi jadi ruang dan waktu refleksi bagi manusia untuk mengoreksi diri mereka.


“Setuju dengan Mas Haidar, wabah ialah pause, cara Tuhan menghentikan aktivitas keseharian kita. Penting diperbaiki. Ini bentuk koreksi ke kita semua,” ujarnya.


Lukman juga setuju dengan Romo Magnis bahwa pandemi Ialah Sarana menaikkan solidaritas mengingat semua manusia hidup berbarengan. “Disrupsi melalui pandemi ini harapannya agar solidaritas di antara kita lebih baik. Kita disadarkan bahwa kita saling memerlukan 1 sama lain. 1 terkena dapat mengakibatkan ummat terkena,” pungkasnya.

READ  Istri Nurhadi Diperiksa KPK - Aspiratif News


Hadir dalam dialog tersebut, Plt Kepala Badan (Kaban) Litbang Diklat Kemenag H Mahsusi, Sekretaris Badan (Sesban) Litbang Diklat M Ishom Yusqi, sejumlah pejabat Eselon 3 dan 4, para peneliti serta puluhan tamu undangan dari bermacam instansi.


Pewarta: Syakir NF

Editor: Musthofa Asrori

Pandemi Corona, Tuhan Tekan ‘Pause’ Aktivitas Kehidupan Manusia – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *