panglima-tni-bahas-perkembangan-proyek-jet-tempur-canggih-dengan-korsel-SzwcJICbIT.jpg

Panglima TNI Bahas Perkembangan Proyek Jet Tempur Canggih dengan Korsel

Diposting pada

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima courtesy call dari Menteri Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korea Selatan Gang Eun Ho, di Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).

Pada pertemuan kedua, topik utama yang dibahas adalah penguatan kerjasama industri pertahanan.

Pemerintah Korea Selatan juga telah menyampaikan undangan kepada Panglima TNI untuk mengikuti peluncuran pesawat tempur Korean Fighter Xperiment (KFX) dan Indonesia Fighter Xperiment (IFX). Proyek tersebut merupakan hasil kerja sama kedua negara.

Panglima TNI pada pertemuan ini tidak sendiri. Ia juga didampingi dalam kegiatan ini Panglima Asrenum Laksamana TNI Heru Kusmanto, Panglima Aslog TNI Marsda TNI Dento Priyono dan Kapuskersin TNI Laksma TNI R. Teguh Isgunanto.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah mengkaji proyek kerja sama jet tempur KFX / IFX yang digagas beberapa tahun lalu. Apalagi pengadaan jet tempur berteknologi tinggi merupakan kategori penting untuk kebutuhan pertahanan Indonesia.

“Khusus untuk KFX / IFX kita jajaki, kita pelajari. Sebenarnya apa yang bisa kita manfaatkan? Itu penting. Karena ini teknologi tinggi,” kata Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono saat itu.

Baca Juga :  ISIS Company | The Truly Islam

Sakti juga tidak menjelaskan lebih detail kajian yang dilakukan Kementerian Pertahanan. Namun, dia yakin pembelian pesawat tersebut penting bagi Indonesia untuk menjadi negara yang kuat.

“Ini masih dipertimbangkan dan dipelajari. Karena yang namanya pesawat tempur tidak sembarangan. Sekarang kita akan menjadi berapa level dan kapasitas yang kita miliki. Karena nilainya mahal. Sampai $ 2 miliar.” Ujarnya. kata.

Proyek pengembangan pesawat tempur KFX / IFX telah tertunda sejak 2009. Oleh karena itu, pada 7 Januari 2016, Indonesia dan Korea Selatan menandatangani perjanjian bagi hasil atau kesepakatan bagi hasil terkait proyek pertahanan.

Ada tiga tahapan dalam pengembangan KF-X / IF-X. Tahap ketiga adalah pengembangan teknologi atau pengembangan konsep; pengembangan teknik pembuatan atau pengembangan prototipe, dan; proses produksi massal. Tujuannya agar pesawat tempur tersebut dapat diproduksi pada 2020 dan dapat beroperasi pada 2025.

KFX / IFX adalah proyek jangka panjang untuk Indonesia dan Korea Selatan, dengan total investasi kedua negara mencapai $ 8 miliar. Proyek ini akan melibatkan APBN masing-masing negara. [okezone.com]

Baca Juga :  Federasi Catur Dunia Soroti Laga Catur WGM Irene Vs Dewa Kipas

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *