Parlemen Iran: Perundingan dengan AS ialah Hal Tabu dan Merugikan – Aspiratif News

Views: 17
Read Time:1 Minute, 33 Second

Parlemen Iran: Perundingan dengan AS ialah Hal Tabu dan Merugikan – Aspiratif News

Teheran,Aspiratif News-Pengesahan resolusi anti-Iran oleh Dewan Gubernur IAEA memperoleh tanggapan dari Ketua Parlemen Iran. Mohammad Baqer Qalibaf menerangkan, langkah ini telah menjadikan perlawanan pintar dan aktif sebagai pilihan strategis Iran untuk melawan musuh-musuhnya.

Dia menjelaskan dengan tegas, Iran tidak menentang diplomasi dan perundingan. Tetapi semua perundingan dengan AS ialah hal tabu dan pasti merugikan.

“Perundingan dengan Eropa wajib dibarengi dengan ketidakpercayaan maksimum. Perundingan dengan IAEA wajib didasari keyakinan bahwa organisasi ini tidak tunduk ke power arogan. Adapun barometer perundingan dengan negara-negara lain ialah sejauh mana mereka membela kepentingan bangsa Iran di masa-masa genting,”kata Qalibaf.

Dia Menyatakan, Barat telah lupa bahwa Iran telah melewati tahap ancaman. Dia menjelaskan dengan tegas persatuan rakyat Iran, yang dibuktikan waktu mereka mengiringi pemakaman Qassem Soleimani.

“Mereka pikir kita akan terjebak dalam perangkap resolusi. Bangsa yang menyampaikan kapalnya sampai Amerika Selatan sambil mengibarkan benderanya, tentu tidak akan tunduk di depan resolusi-resolusi tanpa arti,”imbuhnya.

READ  Sowan PBNU, BP2MI Bertekad Berantas Sindikat Pekerja Migran Ilegal - Aspiratif News

Qalibaf menandaskan, pengesahan resolusi anti-Iran pada Jumat (19/6) membuktikan bahwa Eropa sama seperti AS yang memusuhi Iran.

“Kami mengapresiasi Rusia dan China yang telah Tidak mau resolusi itu. Ada pun sebagian negara Jiran yang tunduk di depan Barat (dan Setuju resolusi), kami ingatkan bahwa mereka ialah Jiran abadi Iran, sementara keuntungan kerjasama dengan AS dan Eropa cuma berlangsung sebentar saja,”tandasnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Iran Menyebut 3 Negara Eropa Masuk Perangkap AS dan Israel

Iran akan Cepat Kembangkan Rudal Hipersonik


Parlemen Iran: Perundingan dengan AS ialah Hal Tabu dan Merugikan – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *