PBB Tegaskan Planning Israel Caplok Tepi Barat Ilegal – Aspiratif News

Views: 18
Read Time:1 Minute, 43 Second

PBB Tegaskan Planning Israel Caplok Tepi Barat Ilegal – Aspiratif News

Tepi Barat, Aspiratif News

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet Menegaskan, planning Israel untuk menganeksasi daerah-daerah tertentu di Tepi Barat, Palestina yang diduduki ialah sesuatu yang ilegal. 


Bachelet menyebut, konsekuensi dari aneksasi tidak dapat diprediksi secara cermat. Kendati seperti ini, langkah tersebut dinilai akan jadi bencana, bukan cuma bagi Palestina tetapi juga Israel dan wilayah yang lebih luas. Karena itu, dia mendesak agar Israel menghentikan planning tersebut.


“Aneksasi ialah ilegal. Aneksasi apa pun. Entah itu (aneksasi) 30 % dari Tepi Barat atau 5 persennya,” kata Bachelet, dikabarkan Aljazeera, Selasa (30/5). Dia juga menyerukan agar Israel mendengarkan eks pejabat senior dan jenderalnya sendiri, serta suara-suara di seluruh dunia terkait dengan aneksasi tersebut.


Menurut Bachelet, saban usaha aneksasi Israel atas bagian manapun dari wilayah Palestina yang diduduki akan merusak upaya-upaya perdamaian di wilayah itu. Tidak cuma itu, saban aneksasi juga akan Mengabadikan dan menaikkan pelanggaran hak asasi manusia warga Palestina.

READ  Cerita Nyata Pebisnis Batubara Takjub dengan Karomah Guru Sekumpul - Warta Batavia


Warga Palestina yang Ada di wilayah yang dicaplok akan berhadapan dengan risiko tinggi, yaitu ‘pemindahan paksa’ dari kampung halamannya. Sementara pemukim Israel—yang sudah diakui sebagai pelanggar hukum internasional- akan meluas ke wilayah-wilayah yang dicaplok tersebut.


“Saya amat prihatin, bahkan bentuk aneksasi yang paling minimalis pun akan mengarahkan pada meningkatnya aksi anarkis dan hilangnya nyawa. Tatkala tembok dibangun, Pasukan keamanan dikerahkan dan ke-2 populasi makin dekat,” jelasnya.


Sebagaimana diketahui, pemerintah gabungan Israel berniat memulai planning untuk mencaplok permukiman Tepi Barat dan bagian-bagian dari Lembah Jordan yang strategis pada hari ini, 1 Juli. Langkah itu Ialah bagian dari janji kampanye Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada waktu pemilihan umum lalu. 


Tetapi pada Senin kemarin, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menerangkan bahwa saban aneksasi wilayah Tepi Barat mesti ditunda sampai krisis virus corona (Covid-19) dapat diatasi.

 

“Apa pun yang tidak terkait dengan Pertempuran melawan virus corona maka akan menunggu sampai sesudah virus,” ucapnya.

READ  Pelajar NU Ajak Rayakan Kelulusan dengan Berbagi ke Sesama - Aspiratif News


Pewarta: Muchlishon

Editor: Fathoni Ahmad

PBB Tegaskan Planning Israel Caplok Tepi Barat Tidak resmi – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *