PBNU: Idul Kurban 31 Juli – Aspiratif News

PBNU: Idul Adha 31 Juli
Views: 1813
Read Time:1 Minute, 46 Second

PBNU: Idul Kurban 31 Juli – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah PBNU mengikhbarkan awal bulan Dzulhijah 1441 H jatuh pada Rabu (22/7) atau mulai Selasa malam. Hal ini tertuang dalam Surat bernomor 4002/C.I.34/07/2020.

 

Keputusan tersebut didasarkan pada hasil pengamatan atau rukyatul hilal. beberapa perukyat yang bertugas berhasil melihat hilal.

 

“Atas dasar rukyatul hilal tersebut dan sesuai dengan pandangan al-madzhahibul Arba’ah maka dengan ini Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengikhbarkan/memberitahukan bahwa: awal bulan Dzulhijjah 1441 H jatuh pada hari Rabu Tanggal 22 Juni 2020 M,” tulis surat yang diteken pada Selasa (21/7).

 

Keputusan tersebut mengartikan bahwa Hari Raya Idul Kurban, 10 Dzulhijjah 1441 H, jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020.

 

Sedikitnya, tim Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik dan tim falakiyah dari Pondok Pesantren Annuriyah Jember sudah menyaksikan hilal. Di samping itu, tim dari Ponorogo juga dapat melihat hilal awal Dzulhijjah 1441 H.

READ  Shalawat di Kantor PCNU Solo Dibalas Cacian Massa Pembawa Bendera Tauhid - Warta Batavia

 

Sebagaimana diketahui, data hilal berdasar Markaz di Gedung PBNU Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat Ada di koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT pada awal Dzulhijjah 1441 H mempertunjukkan ketinggiannya sudah mencapai 7º 58’ 53” dengan ijtima’ terjadi pada Selasa (21/7) pukul 00:31:07 WIB.

 

Sementara itu, letak matahari terbenam Ada di posisi 20º 22’ 02” utara titik barat, letak hilal di titik 22º 46’ 00” utara titik barat, sedangkan kedudukan hilal 02º 23’ 58” utara matahari, dan keadaannya melenceng ke utara. Elongasi atau jarak pusat matahari dan pusat hilal sebesar 09º 19’ 33” dan hilal dapat tampak selama 34 menit 23 detik.

 

Rukyatul hilal (pengamatan hilal) ditunaikan sebagai usaha untuk menentukan tanggal 1 Dzulhijjah 1441 H. Sesuai Keputusan Muktamar NU ke–33 tahun 1999 di pondok pesantren Lirboyo (Jawa Timur) maka rukyatul hilal akan digelar di seluruh Indonesia sebagai 1 kesatuan wilayah hukum.

 

Di tengah Pandemi Covid-19 yang belum berakhir, LF PBNU telah memberikan panduan observasi ke para perukyat di seluruh Indonesia dalam melakukan pengamatan. Protokol kesehatan tetap diterapkan untuk mencegah persebaran virus terjadi.

READ  5 Tips Mendidik Anak ala Mbah Dullah Salam Kajen - Warta Batavia

 

Pewarta: Syakir NF

Editor: Kendi Setiawan

PBNU: Idul Kurban 31 Juli – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *