Kiai-Said-696x464.jpg

PBNU Minta Warga NU Shalat Ghaib untuk Awak Nanggala-402

Diposting pada
Kiai Said PBNU meminta warga PBB berdoa tanpa terlihat awak Nanggala-402
Presiden Jenderal Said Aqil Siradj Foto: Antara

Presiden PBNU Said Aqil Siradj menyampaikan belasungkawa atas 53 awak kapal selam Nanggala 402 yang tewas saat bertugas di perairan Bali. Ia mengimbau kepada seluruh warga Nahdliyin untuk mendoakan doa supranatural untuk mendoakan prajurit TNI demi kebanggaan bangsa dan negara.

“Saya Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas meninggalnya 53 awak kapal selam Nanggala-402 pada Minggu Ramadhan, 13 1442 Hijriah, bertepatan dengan 25 April 2021,” ujarnya. Aqil. sebuah video, Minggu (25/4/2021) malam.

Said Aqil kemudian membacakan bagian dari surat At Taubah ayat 51 yang berbunyi “Qul lan yusiibana illa ma kataballahu lana huwa maulaanaa”. Bagian ini berarti “Katakan itu tidak pernah terjadi pada kita kecuali apa yang dikehendaki Tuhan”.

Oleh karena itu, Said Aqil mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan 53 ABK tersebut agar Allah SWT menerima mereka dan diampuni atas segala dosanya.

“Kami percaya dan berdoa semoga arwah mereka diterima Allah, ditempatkan di tempat yang indah dan damai serta diampuni atas segala kesalahannya, diterima dengan segala amalannya yang benar,” ujarnya.

Baca Juga :  Menlu AS Apresiasi Normalisasi Arab-Israel

Untuk keluarga yang ditinggalkan, Said Aqil juga mendoakan kesabaran dan ketabahannya. Semuanya adalah bencana di pihak Tuhan, kata Said.

Tak ketinggalan, Said Aqil juga mengajak warga Nahdliyin untuk juga mendoakan 53 ABK dengan salat gaib.

“Dan saya mengimbau seluruh warga Nahdliyin untuk melakukan sembahyang gaib bagi arwah mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, semua patriot yang berada di kapal selam KRI Nanggala-402 itu tewas atau sudah mati. Garansi ini didasarkan pada bukti otentik yang ditangkap oleh kamera di dalam air.

Berdasarkan bukti otentik, KRI Nanggala disebut-sebut tenggelam dan seluruh awaknya tewas, kata Hadi dalam jumpa pers, Minggu (25/4).

Di saat yang sama, Hadi menyampaikan belasungkawa yang dalam. Ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berdoa bersama bagi para patriot yang jatuh.

“Dengan kesedihan yang mendalam sebagai Panglima TNI, saya menyatakan 53 anggota staf yang berada di KRI Nanggala 402 telah meninggal dunia,” ujarnya.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *