PDB Turun 41,2%, Singapura Resesi Ekonomi – Aspiratif News

PDB Turun 41,2%, Singapura Resesi Ekonomi - Warta Batavia
Views: 629
Read Time:2 Minute, 57 Second

PDB Turun 41,2%, Singapura Resesi Ekonomi – Aspiratif News

SINGAPURA telah masuk resesi teknis sesudah ekonomi mereka mengalami kontraksi 41,2% pada kuartal II dari 3 bulan sebelumnya. Ekonomi negara itu melemah lantaran permintaan eksternal berkurang dan langkah-langkah pemutus penyebaran covid-19.

Seperti dikutip CNA, beberapa bulan penerapan pembatasan sosial dan penutupan tempat kerja telah menghancur-leburkan bagian konstruksi, ritel, dan pariwisata Singapura. 

Kementerian Perdagangan dan In dustri (MTI) menyampaikan PDB Singapura turun 41,2% secara quarter on quarter (QoQ) pada periode April sampai Juni. Penurunan yang signifi kan itu lalu memperdalam kemerosotan ekonomi negara itu yang juga turun 3,3% di kuartal ke-1.

 

Artinya, Singapura telah masuk resesi teknis, yang didefinisikan para ekonom sebagai 2 kontraksi QoQ berturut-turut. Kecuali itu, secara year on year (YoY) ekonomi Singapura turun 12,6%. 

Hal itu memburuk penurunan 0,3% di kuartal ke-1 yang direvisi. MTI menerangkan bahwa bagian konstruksi ialah yang terpukul paling parah di kuartal II dengan penurunan 54,7% YoY sesudah turun 1,1% di kuartal ke-1. 

READ  Alissa Wahid Menyebut Perlunya 3 Dimensi Pencegahan Covid-19 - Aspiratif News

Pada basis QoQ bagian konstruksi anjlok 95,6%. Bagian jasa menyusut 13,6% YoY yang mengalami penurunan lebih parah daripada penurunan 2,4% pada kuartal ke-1. Secara triwulanan, bagian itu turun 37,7% QoQ. Sementara itu, manufaktur jadi satu-satunya bagian yang mengalami pertumbuhan jikalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Bagian itu meningkat 2,5% YoY meski melambat dari pertumbuhan 8,2% di triwulan sebelumnya. Dari tinjauan kuartal, bagian itu mengalami pelemahan 23,1%. MTI menambahkan, perkiraan PDB awal sebagian besar dihitung dari data dalam 2 bulan ke-1 triwulan.

Dalam Perkara ini, April dan Mei Ialah 2 bulan yang ternasuk periode penyetopan sementara aktifitas ekonomi yang tidak penting sebagai bagian dari aturan pemutus rantai penyebaran pandemi covid-19.

Singapura melonggarkan pembatasan pada 1 Juni dan mulai membuka kembali ekonominya secara berangsur. Lalu toko-toko ritel dan restoran dapat kembali dibuka pada pelonggaran tahap ke-2 di 19 Juni. (Van/CNA/I-1)

 


PDB Turun 41,2%, Singapura Resesi Ekonomi – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *