Yahya-Waloni-696x711.jpg

Pembodohan Umat dan Pembusukan Agama Ala Yahya Waloni yang Terus Dibiarkan

Diposting pada
Yahya Waloni yang menipu umat dan kebusukan agama

Akhir-akhir ini jejaring sosial ramai membicarakan mualaf Yahya Waloni yang sudah menjadi guru, tapi sayangnya ceramahnya tentang kebencian dan provokasi.

Ini, khususnya, bertentangan dengan ajaran dan metode penyampaian pesan Nabi.

Aktivis media sosial Muhammad Zazuli mengkritik keras model dakwah yang dipraktikkan Yahya Waloni. Ia meminta pemerintah dan pihak terkait, khususnya MUI, segera menertibkan Yahya Waloni yang paling terancam dakwahnya.

Muhammad Zazuli percaya bahwa apa yang dilakukan Yahya Waloni adalah menipu orang dan menghancurkan agama. Berikut kritik Muhammad Zazuli terhadap Yahya Waloni yang diposting di akun Facebook-nya.

Ketidaktahuan umat dan kebusukan agama yang terus ditinggalkan

Pengikut bodoh untuk guru bodoh.
Guru yang bodoh menjadi pengikut yang bodoh.
Kelas dan frekuensi.

Sepertinya dia sengaja terus berdebat hanya untuk mendapatkan perhatian karena terkenal dan mendapatkan uang dari diundang.

Mereka yang mengundang mereka bahkan tidak menyadari bahwa mereka telah ditipu dan bahwa citra agama mereka semakin buruk, memudar dan orang-orang menertawakan mereka.

MUI dan pemerintah bungkam, tidak bisa mengontrol hal-hal itu.
Bagi yang dikejar-kejar, mungkin hanya proyek label halal yang punya uang.

Sedangkan tanggung jawab terpenting untuk mencerdaskan masyarakat dan menjaga citra beragama belum dijalankan.

Pemerintah juga harus teguh dalam mensertifikasi attadz agar masyarakat tidak bisa seenaknya mengakuinya, asalkan didengarkan dan diracuni di mana-mana.

Tapi pertanyaannya, apakah pemerintah punya nyali?
Biasanya tidak.

Apa yang dikatakan presiden Prancis tentang krisis yang dialami umat Islam adalah benar.

Memang, raja kami dengan cepat mengkritiknya.

Untuk mengkritisi kasus pembantaian Sigi, nyatanya kita harus menunggu lama dan menunggu jejaring sosial heboh dulu.

Semua untuk tujuan pencitraan dan agar merasa aman.

(Warta Batavia)

Baca Juga :  PDIP soal ‘SBY Bilang Mega Kecolongan’: Sekarang Jelas Siapa Zalimi Siapa

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *