Pemerintah-Trump-Hobi-Klaim-Kecurangan-Pemilu-Kali-Ini-di-Venezuela.jpg

Pemerintah Trump Hobi Klaim Kecurangan Pemilu, Kali Ini di Venezuela

Diposting pada

Caracas,Warta Batavia-Di saat hasil pemilu legislatif di Venezuela belum diumumkan, Menlu AS Mike Pompeo sudah terlebih dahulu mengklaim terjadinya kecurangan di pemilu tersebut.

Pemilu legislatif di Venezuela akhirnya dilangsungkan hari Minggu (6/12) kemarin usai usaha keras selama berbulan-bulan. Pompeo melalui akun Twitter-nya menanggapi pemilu itu dengan mencuit,”Kecurangan di pemilu Venezuela sudah dilakukan sebelum ini. Hasil-hasil yang akan diumumkan Pemerintah ilegal (Nicolas) Maduro tak akan berpengaruh pada kehendak rakyat Venezuela.”

Menlu AS mengklaim, apa yang terjadi kemarin “adalah kecurangan dan sandiwara, bukan pemilu.”

Sebelum ini, dalam rangka intervensi dalam urusan Venezuela dan memprovokasi kelompok oposisi serta memengaruhi pemilu, AS mengangkat “dubes virtual” untuk negara Latin tersebut.

Washington membuat sebuah laman baru di Twitter, mengadakan pengambilan sumpah virtual, dan mengangkat James  Story sebagai Dubes pertama AS di Venezuela setelah 10 tahun.

Demi sebuah perubahan menentukan dalam perjalanan politik negara, rakyat Venezuela pergi ke kotak suara pada hari Minggu kemarin untuk memilih para wakil mereka di parlemen.

Baca Juga :  Densus 88 Geledah Pesantren di Sleman, Sita Laptop hingga Anak Panah

Parlemen Venezuela saat ini dikuasai mayoritas oposisi, yaitu 132 kursi dari 166 kursi. Mereka memegang kekuasaan semenjak tahun 2015 lalu. (af/alalam)

Baca Juga:

Maduro: Trump 2 Kali Ingin Menemui Saya, Tapi Dihalangi Pompeo dan Bolton

Menteri Informasi Sudan: Tentara Mengembangkan Hubungan dengan Israel Semaunya

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *