Perjuangan Figur publik-tokoh NU Wajib Gencar Ditulis Jadi Sejarah – Aspiratif News

Views: 15
Read Time:1 Minute, 35 Second

Perjuangan Figur publik-tokoh NU Wajib Gencar Ditulis Jadi Sejarah – Aspiratif News

Jombang, NU Online

Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta kalangan nahdliyin aktif mecatat sejarah peran para kiai-kiai Nahdlatul Ulama (NU) dalam memperjuangkan berdirinya bangsa Indonesia.


“Sejarah NU tidak akan ditulis orang luar NU secara komprehensif. Banyak yang menafikan peran NU dalam sejarah panjang Indonesia,” katanya waktu ikut datang haul ke-49 KH A Wahab Hasbullah di Masjid Jami Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (2/7). 


Menurut Khofifah, problem ini wajib jadi perhatian spesial pimpinan NU. Umumnya, pikiran pimpinan NU menerebos massa.


Dalam catatan Khofifah, suatu hari ibu kandung Gus Dur bernama Hj Sholichah pernah ikut warning hari pahlawan. Akan tetapi dalam forum tersebut tidak dibicarakan peran publik figur kyai NU. Akhirnya Nyai Sholichah memerintahkan Gus Dur untuk mengumpulkan catatan peran-peran publik figur NU dalam mendirikan bangsa Indonesia.


“Kita tahu perjuangan publik figur NU luar biasa. Sayangnya, banyak sejarah NU yang dilupakan makanya wajib ada yang mecatat,” tambah Khofifah.

READ  Lirik Qod Faza Man Hasaba (Muhasabatun Nafsi) - Arab dan Latin


Sebagai Gubenur Jawa Timur, ia memperoleh laporan dari TNI dan Polri bahwa Ansor di suatu daerah itu Ansor kuat dan aktif, maka suasana masyarakat modern dan damai. Ini bagi Khofifah sebuah catatan yang penting.


“Seluruh santri yang merasa penerus perjuangan kiai Wahab, maka saudara ialah Juru Bicara, bahwa NU sebagai penyebar damai dengan membawa pikiran-pikiran besar KH Wahab Hasbullah. Santri sudah ada di menteri dan duta besar, saatnya juga dapat mecatat sejarah,” tegas Khofifah.


Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah menerangkan dirinya menjadikan KH A Wahab Hasbullah sebagai sosok teladan untuk menyebarkan kebaikan untuk semua. 


“Mbah Wahab kyai yang paripurna. pengasuh, politikus, dan pejuang. Andil beliau dengan bangsa ini tidak kecil seperti memperkuat ekonomi, nasionalisme, dan intelektual,” tandas alumni Pesantren Bahrul Ulum ini.


Kontributor: Syarif Abdurrahman

Editor: Syamsul Arifin

Perjuangan Figur publik-tokoh NU Wajib Gencar Ditulis Jadi Sejarah – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *