Pesantren Menjamur, RMINU Kota Semarang Lakukan Data Ulang – Aspiratif News

Pesantren Menjamur, RMINU Kota Semarang Lakukan Data Ulang
Views: 2144
Read Time:2 Minute, 30 Second

Pesantren Menjamur, RMINU Kota Semarang Lakukan Data Ulang – Aspiratif News

Semarang, Aspiratif News

Kemajuan pesantren di Kota Semarang, Jawa Tengah cukup cepat dari tahun ke tahun. Untuk itu, Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kota Semarang melakukan pendataan ulang untuk memperjelas kemungkinan tersebut sebagai aset NU atau bukan.

 

“Hitungan total pesantren di Semarang beberapa tahun sekarang makin banyak. Pesantren makin menjamur di Kota Semarang,” kata Ketua RMINU Kota Semarang KH Ulil Albab Syaichun ke Aspiratif News di kediamannya PP Al-Ikhlas Pedurungan, Kota Semarang, Jumat (17/7).

 

Menurut kiai Ulil, pendataan pesantren penting ditunaikan untuk mengetahui dengan Jelas segmentasinya. Sehingga, para orang tua dan anak yang hendak mencari pesantren dapat memilih sesuai dengan pertimbangan yang ada. 

 

“Ada kategori pesantren maha siswa karena pada umumnya yang nyantri ialah maha siswa. Khususnya yang berdekatan dengan kampus. Ini biasanya diminati oleh para calon maha siswa,” ungkapnya.

 

READ  Rekor Baru Kai Havertz - Aspiratif News

Ia meneruskan, ada juga pesantren yang mengembangkan segmentasinya seperti program tahfidz dan pembukaan pendidikan formal. “Mungkin dulu cuma pondok, terus mendirikan sekolah atau sekarang membuka program tahfidzul qur’an. Tentunya, kategori dan segmentasinya bertambah,” terangnya.

 

Hal ini lanjutnya, Ialah sebuah pekerjaan rumah tersendiri bagi RMI. Sebab, RMI sebagai organisasi yang mewadahi pesantren berhaluan ahlussunnah wal jamaah ala NU mesti ikut berperan menggiatkan promosi pesantren. 

 

“Gerakan program ‘Ayo Mondok’ ini jikalau digiatkan juga mesti Jelas mana saja pesantren yang mesti diajak untuk promosi,” ungkapnya.

 

Sekretaris RMINU Kota Semarang kiai Agus Ramadhan Mempublikasikan, tidak menutup kemungkinan bahwa program pendataan pesantren dapat dikembangkan pada lembaga sosial yang ikut berjasa dalam mengembangkan aliran aswaja dan NU. 

 

“Ada banyak panti asuhan yang mempunyai ritme pesantren karena pimpinan yayasannya seorang santri NU, maka aktivitasnya tidak beda jauh dengan dunia pesantren. Ini juga Penting diakomodir terlbih dahulu. Untuk kategorinya nanti akan dirapatkan oleh pengurus RMI,” kata kiai Agus.

READ  seusai UU Pesantren, Penting Perda Pesantren

 

menurutnya, peran lembaga kesejahteraan sosial dalam mendidik anak asuh ala santri Ialah bagian dari kaderisasi sejauh pengasuh mengajarkan tradisi dan ke NU an. 

 

“Jikalau diasuh figur publik NU, dikelola dengan kurikulum seperti pesantren ya sama saja dengan kaderisasi bagi NU, dan lebih bagus pula jika dapat ikut aktif di NU,” gamblang Pengasuh Pesantren Durrotu Ahlissunnah Waljamaah (PP Durrotu Aswaja/PPDA) Banaran, Gunungpati, Kota Semarang ini.

 

Untuk itu sambungnya, RMINU Kota Semarang juga akan berusaha menjalin komunikasi dengan dinas sosial dan pengelola panti asuhan. “Kita coba cari datanya dan pastikan dahulu ke-NUannya. Jadi, tidak asal mendata,” tegasnya.

 

walaupun sedemikian, kiai Agus berharap yayasan sosial mempunyai wadah tersendiri. Sebab, pesantren telah mempunyai undang-undang yang spesial mengatur pesantren.  “Lebih bagus lagi jikalau di NU ada lembaga spesial panti asuhan. Jadi lebih Jelas bagaimana cara merawat dan prospek kedepannya,” ucapnya. 

 

Lebih detail kiai Agus menerangkan, program pendataan dimaksudkan untuk mempertegas antara pesantren yang mempunyai kejelasan haluan aswaja dan ikut berperan dalam pengembangan NU. 

READ  MPR Tegaskan Negara Wajib Punya GBHN untuk Jadi Pedoman

 

“Inti dari pendataan pesantren ini untuk mempertegas posisinya sebagai aset NU atau bukan. Jikalau aset NU, tentunya akan ikut memotivasi kemajuan NU di Kota Semarang,” tutupnya. 

 

Kontributor: Ahmad Rifqi Hidayat

Editor: Abdul Muiz

Pesantren Menjamur, RMINU Kota Semarang Lakukan Data Ulang – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *