ahmad-syaikhu-696x435.jpg

PKS Serukan Tolak Terorisme dan Penistaan Agama, Warganet Bongkar Dukungannya ke ISIS

Diposting pada
Ahmad Syaikhu PKS Serukan Penolakan Terorisme dan Penodaan Agama, Warga Bongkar Dukungannya untuk ISIS
Ahmad Syaikhu PKS / Presiden Khusus

Ahmad Syaikhu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengadakan diskusi tertutup dengan Presiden Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajarannya di kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (22/4 / 2021).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden PKS menyatakan bersama-sama menolak segala bentuk kekerasan seperti terorisme, anarkisme dan separatisme yang mengancam keamanan dan pertahanan negara Republik Indonesia.

“Serta tindakan penistaan ​​agama yang merusak nilai-nilai Ketuhanan dan bisa memecah belah bangsa,” kata Syaikhu.

“Kami juga menolak segala upaya untuk menstigmatisasi terorisme dan radikalisme terhadap Islam dan Muslim. Islam dan semua agama di dunia adalah ajaran yang membutuhkan rasa persaudaraan dan perdamaian,” tambahnya.

Pernyataan Presiden PKS Ahmad Syaikhu tersebut mendapat sindiran dan sumpah serapah dari netizen, salah satunya dari aktivis media sosial Ferdinand Sinaga.

“Apa? PKS menolak terorisme? Melawan penodaan agama?

Aku merasa ingin tertawa, tetapi judul ini tidak konyol, seolah-olah telah diludahi kepadaku. Lalu bagaimana dengan @MardaniAliSera yang membela eks teroris ISIS Indonesia? Bangsa ini belum mendengar PKS mengutuk penistaan ​​agama minoritas, ”tulis Ferdinand.

Baca Juga :  Hari Guru, Muhamad-Saraswati Perjuangkan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru Honorer Rp 750 Ribu Tiap Bulan

Ferdinand menyindir tokoh PKS Mardhani Ali Sera yang sebelumnya menuntut WNI eks ISIS dipulangkan ke Indonesia dan ditahan.

Temu Nasional ini merupakan kegiatan rutin yang akan dilaksanakan PKS dengan berbagai unsur publisitas dan kebangsaan dalam rangka sinergi dan kolaborasi. Sebelum berkunjung ke Partai Demokrat, PKS mendapat kunjungan dari PPP.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *