polisi-bidik-tersangka-pada-kasus-hajatan-habib-rizieq-di-petamburan-mqw.jpg

Polisi Bidik Tersangka pada Kasus Hajatan Habib Rizieq di Petamburan

Diposting pada

Setelah naik ke tingkat penyidikan, kini penyidik Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya membidik tersangka dalam kasus hajatan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab di tengah pandemi Covid-19.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, saat ini penyidik tengah melakukan penyelidikan guna menentukan tersangka dalam kasus tersebut. “Usai gelar perkara memang ditemukan unsur pidana dan saat ini penyidik akan menentukan tersangka,” ujarnya, Kamis (26/11/2020). 

Pelanggaran yang ditemukan adalah pelanggaran terhadap pasal 93 UU No 6/2018 tentang Karantina Kesehatan yang berbunyi setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.

Setelah ini, penyidik akan menyusun berkas guna memanggil saksi lainnya untuk menguatkan penyidikan tersebut. Selain itu, pemanggilan akan dilakukan terhadap beberapa saksi maupun ahli.

Penyidik sebelumnya telah memeriksa belasan saksi terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putri Habib Rizieq, Syarifah Najwa Shihab. Dua di antaranya yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Baca Juga :  Jokowi: Mari Masuki 2021 dengan Rencana Baru, Kita Punya Harapan

Selain mereka, beberapa saksi lainnya yang telah diperiksa yaitu Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhana, Kadinkes DKI Jakarta Widyastuti, dan Camat Tanah Abang Muhammad Yasin. Kemudian, Ketua Panitia Acara Akad Nikah Haris Ubaidillah, Senior Manager Aviation Security (AVSEC) Bandara Soekarno-Hatta, KUA Tanah Abang Sukana, Babinkamtibmas Bripka Ginanjar, serta RT dan RW setempat.[sindonews.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *