Jozephh-696x391.jpeg

Polisi: Jozeph Paul Zhang Bisa Dijemput Paksa, Begini Caranya

Diposting pada
Polisi Jozephh: Jozeph Paul Zhang mungkin dipaksa mundur, begini caranya

Kepala Divisi Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoeljono bisa saja dideportasi oleh pemerintah Jerman. Namun, semua orang menunggu publikasi pemberitahuan merah Interpol.

“Jadi kuncinya setelah red warning dikeluarkan, baru dikomunikasikan ke pemerintah daerah. Pemerintah negara Anda tinggal di Jerman,” kata Ramadhan kepada Mabes Polri, Selasa, 20 April 2021.

Lebih jauh, Ramadan mengatakan polisi nasional juga dapat memaksa penarikan Paul Zhang, yang diketahui berada di Jerman. Namun, tunggu saja proses yang dilakukan penyidik ​​karena tidak bisa dilakukan sendiri.

“Tunggu, tidak bisa langsung tapi melalui sekretariat NCB Interpol Indonesia dan dikomunikasikan ke Interpol di Lion, Prancis. Itu mekanismenya,” ujarnya.

Pasalnya, kata dia, Indonesia belum memiliki perjanjian ekstradisi dengan Jerman, sehingga perlu menunggu Interpol mengeluarkan red warning kepada Lion, Prancis, untuk mengambil tindakan hukum terhadap Paul Zhang.

“Jadi untuk Indonesia dan Jerman tidak ada perjanjian ekstradisi. Kalau red notice kita bisa ambil tersangka selama dia warga negara Indonesia.

Baca Juga :  Menhub, Kabasarnas Hingga Panglima TNI Cek Titik Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ-182

Menurutnya, Indonesia menganut asas kewilayahan dan kebangsaan. Berbicara tentang asas kewilayahan, artinya berlaku bagi seluruh warga negara dari negara manapun yang melakukan tindak pidana di Indonesia yang dapat diadili.

Jadi asas kebangsaan, kata dia, semua WNI yang pernah melakukan tindak pidana dimanapun, bisa diadili sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Selama JPZ (Jozeph Paul Zhang) berkewarganegaraan Indonesia, kalau mau melakukan tindak pidana di negara A, B, C bisa diadili di Indonesia. Asas kebangsaan yang dipakai. Inilah asas yang berlaku. Pidana hukum di Indonesia “katanya.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *