Teroris-a.jpg

Polisi Ungkap 12 Terduga Teroris yang Ditangkap di Jatim Terafiliasi Jaringan JI

Diposting pada
Ilustrasi, Anggota Densus 88 membawa terduga teroris dari Makasar setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Densus 88 Antiteror Polri menangkap 12 orang terduga teroris di Jawa Timur (Jatim). Mereka yang ditangkap itu diduga terafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

“(Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap) Jamaah Islamiyah (JI),” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (27/2/2021).

Adapun ke-12 terduga teroris itu adalah UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, dan MI. Mereka diketahui memiliki peran yang berbeda.

Seperti diketahui, Polri membenarkan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror telah menangkap 12 terduga teroris. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan seluruh penangkapan itu terjadi di wilayah Jawa Timur.

“Dalam operasi penangkapan di Jawa Timur, Tim Densus 88 menangkap 12 orang terduga teroris,” ujar Argo saat dihubungi, Jumat (26/2).

Argo belum bersedia membeberkan info lebih lanjut perihal penangkapan ini. Dia akan segera merilisnya secara lengkap dalam waktu dekat.

“Nanti untuk lengkapnya akan dirilis secara resmi,” tandasnya.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-42  Kemenangan Revolusi, Rouhani Sebut Iran Menang Melawan Tekanan AS

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap warga Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pria berinisial AYR tersebut merupakan terduga teroris.

Penangkapan terduga teroris itu dibenarkan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. “Benar, ada penangkapan (oleh Densus 88),” kata Hendri saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (26/2).

Sementara itu, Densus 88 meringkus terduga teroris di Sidoarjo siang tadi. Penggeledahan rumah terduga teroris tersebut membuat tetangga kaget.

Terduga teroris itu berinisial BR (55). Ia tinggal di Perumahan Taman Puspa Sari, Desa Klurak, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Sehari-hari ia menjual busana muslim.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *