PP IPNU Dorong Pemerintah Fasilitasi Kesehatan di Pondok Pesantren – Aspiratif News

Views: 23
Read Time:1 Minute, 43 Second

PP IPNU Dorong Pemerintah Fasilitasi Kesehatan di Pondok Pesantren – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menyorot soal penanganan Covid-19 dari pemerintah di lingkungan pondok pesantren di era normal baru (new normal) yang dinilai belum serius.


Ketum PP IPNU Aswandi Jailani menceritakan bahwa banyak kader IPNU yang di kalangan menengah ke bawah wajib kembali menjalani aktifitas di pesantren, menggali pengetahuan keagamaan dan teladan para kyai.


“Kami meminta untuk Presiden Jokowi agar ada perhatian spesial untuk pondok pesantren,” katanya pada Rabu (24/6).


alasannya, kalangan santrilah yang amat merasakan dampaknya di waktu kondisi yang seperti ini ini. Apalagi dengan keadaan normal baru, santri dan pelajar diharuskan untuk ikut rapid test atau swab test yang biayanya amat besar. Tentu saja, menurutnya, hal itu amat memberatkan bagi mereka.


Seterusnya, Aswandi menjelaskan dengan tegas bahwa kehadiran pemerintah dalam penanganan Covid-19 di pesantren amat dibutuhkan.

READ  Teks Shalawat Badar, Latin Beserta Artinya Komprehensif


“Kami berharap sekali untuk pemerintah Indonesia kehadiran pemerintah dalam bentuk nyata yaitu dengan memberikan Fasilitas kesehatan secara gratis untuk pondok pesantren. Apalagi waktu ini anggaran penanganan Covid-19 dinaikkan jadi Rp. 667 triliun,” tegasnya


Aswandi juga menyampaikan kembali bahwa pihaknya juga akan mengintruksikan kader se-Indonesia agar menyuarakan di daerahnya masing-masing.


“Kami akan menyampaikan surat secara tertulis untuk Bapak Presiden, jika kepentingan kami para santri tidak diakomodir, saya  selaku ketua umum PP IPNU akan mengintruksikan untuk seluruh kader IPNU untk bersuara di wilayah mereka masing-masing,” tegasnya


Di akhir, Aswandi juga Menyenggol bahwa Indonesia berdiri juga berkat kalangan agamis nasionalis yang dididik di pondok pesantren. Tunas-tunas bangsa ini juga lahir dari masarakat yang menempa dirinya di pondok pesantren. Di tempat itulah, mereka dapat memperoleh pendidikan karakter secara praktik dengan melihat dan meneladani langsung sikap sang kyai.


“Sumbangsih kami untuk negara ini sudah cukup nyata, maka kami tegaskan untuk pemerintah jangan cuma karena ongkos Rapid Test yang amat mahal SDM Unggul tersandung tanggul (ongkos rapid test),” pungkasnya.

READ  Antisipasi Dampak Terburuk Corona, NU Situbondo Buat Gerakan Ketahanan Pangan - Aspiratif News


Pewarta: Syakir NF

Editor: Fathoni Ahmad

PP IPNU Dorong Pemerintah Fasilitasi Kesehatan di Pondok Pesantren – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *